Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim secara resmi menetapkan kebijakan penguatan karakter melalui kegiatan pengajian rutin bagi seluruh siswa dan tenaga pendidik sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dimulai. Program ini menjadi bagian dari visi besar madrasah untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual.
Setiap pagi, sebelum bel masuk kelas berbunyi, seluruh warga madrasah berkumpul untuk membaca Al-Qur’an secara bersama-sama (tadarus) dan mendengarkan kajian singkat (kultum). Langkah ini diambil untuk menciptakan atmosfer akademik yang tenang, fokus, dan berkah di lingkungan sekolah.Kegiatan pengajian pagi rutin yang diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini berlangsung di halaman madrasah pada pagi hari sebelum dimulainya proses pembelajaran.
“Pengajian pagi diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an secara bersama-sama, dilanjutkan dengan doa dan tausiah singkat yang disampaikan oleh guru. Tausiah tersebut berisi pesan-pesan keislaman yang bertujuan untuk menumbuhkan akhlak mulia, kedisiplinan, serta semangat belajar pada peserta didik.Para siswa mengikuti kegiatan ini dengan tertib dan khidmat. Selain mempererat ukhuwah islamiyah, pengajian pagi juga menjadi sarana pembentukan karakter religius yang sejalan dengan visi MAN 1 Muara Enim sebagai madrasah yang unggul dalam prestasi dan berlandaskan nilai-nilai keislaman”, jelas wakil kepala madrasah bidang Humas MAN 1 Muara Enim, Rabu (21/1/2026)
Kegiatan pengajian pagi ini juga menjadi wadah pembinaan mental dan spiritual bagi peserta didik di tengah padatnya aktivitas belajar. Dengan rutinitas tersebut, siswa diharapkan mampu membiasakan diri untuk selalu mengingat Allah SWT dalam setiap langkah kehidupan, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.Selain itu, pengajian pagi turut melatih sikap kebersamaan dan kepedulian antarwarga madrasah. Kebiasaan berkumpul, berdoa, dan mendengarkan nasihat secara bersama-sama menciptakan suasana sekolah yang harmonis, religius, serta kondusif, sehingga mampu mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih efektif dan bermakna di MAN 1 Muara Enim.
Kepala MAN 1 Muara Enim menyampaikan bahwa kegiatan pengajian pagi ini merupakan bagian dari pembiasaan positif di lingkungan madrasah. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga sekolah dapat memulai aktivitas belajar dengan hati yang tenang, pikiran yang jernih, serta niat yang baik. Kepala MAN 1 Muara Enim juga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas. “Kita ingin memulai hari dengan mengingat Sang Pencipta. Jika batin sudah tenang dan niat sudah tertata, maka menyerap ilmu fisika, matematika, maupun bahasa akan terasa jauh lebih ringan dan bermakna,” ungkapnya dalam sesi wawancara.
Program ini mendapat dukungan penuh dari komite sekolah dan orang tua siswa, yang melihat adanya perubahan positif pada kedisiplinan dan sopan santun anak-anak mereka sejak pengajian pagi ini diintensifkan.(TJR/Nas)
