Muara Enim, Inmas
Berlokasi di gedung olah raga Kabupaten Muara Enim, Siswa yang tergabun dalam ngoota prmuka MAN 1 Muara Enim putr dan putri mengikuti lomba sandi morse dan semaphore dalam kegiatan lomba scout serasan competation peringatan hari pramuka ke-62 tahun 2023 yang diselanggarakan oleh Kwartir Cabang Muara Enim.
Kegiatan yang dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan anggota pramuka dari setiap gudep ini di peruntukan untuk penggalang dan penegak, karena dalam dunia pramuka, sandi memiliki fungsi sebagai komunikasi. Komunikasi secara langsung maupun tertulis atau tidak tertulis. Sandi pramuka digunakan sebagai media pembelajaran pada berbagai tingkatan ilmu dari siaga, penggalang, penegak, maupun pandega.
“Pemakaian sandi yang digunakan harus sesuai tingkatan ilmu. Misalnya untuk golongan siaga dengan kunci yang mudah. Golongan penggalang setingkat lebih sulit dibandingkan siaga. Penegak dengan tingkatan yang lebih sulit dibandingkan penggalang. Dan pandega satu tingkat lebih sulit dibandingkan penegak. Hal ini digunakan agar penggunaan sandi dapat diterima oleh anggota pramuka”, jelas pembina pramuka gudep MAN 1 Muara Enim M.Najahan.
“Dalam kegiatan lomba scout serasan competation peringatan hari pramuka ke-62 tahun 2023 ini ada dua perlombaan yaitu pertama Sandi semaphore dimana naggota pramuka akan menggunakan bendera semaphore. Biasanya menggunakan tongkat atau kayu yang kecil untuk memasang bendera semaphore. Setiap huruf alphabet memiliku bentuk semaphore yang berbeda-beda. Biasanya semaphore digunakan untuk memberikan kode rahasia jarak jauh. Namun antara si pemberi kode dan si penerima harus melihat satu sama lain agar melihat dengan jelas gerakan yang diberikan. Dan yang kedua yaitu sandi ini terdiri dari titik dan strip pada media tulisan. Setiap huruf alphabet memiliki morse yang berbeda”, imbuh M.Najahan.
Sedangkan Kamabigus MAN 1 Muara Enim Abuddarda saat dikonfirmasi mengatakan smoga dengan mengikuti berbagai lomba seperti ini, diharapan siswa dapat terus menggali potensi, pengetahuan, dan keterampilan dalam kepramukaan. “Mudah-mudahan ajang ini tidak hanya menjadi momentum sesaat, tetapi dapat berguna bagi mereka saat nanti terjun di masyarakat,” ujar Abuddarda. (Kmd)
