man1menim.sch.id Berita Pada Kegiatan MGMP Guru Ikutin Pelatihan Menjadi Guru Penuh Rasa

Pada Kegiatan MGMP Guru Ikutin Pelatihan Menjadi Guru Penuh Rasa

Muara Enim (Kemenag Sumsel) –Muara Enim (Kemenag Sumsel) –Pada materi kegitan MGMP pada hari ini selasa 2 September 2025 guru Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim mengikuti pelatihan menjadi guru yang penuh rasa. Menjadi guru yang ideal dan inovatif adalah sebuah tuntutan yang tidak bisa ditawar-tawar dan dielakkan lagi. Masa depan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kader-kader muda bangsa. Sedangkan penanggung jawab utama masa depan kader-kader muda tersebut salah satunya berada di pundak guru, karena gurulah yang langsung berinteraksi dengan peserta didik dalam membentuk kepribadian, memberikan pemahaman, menerangkan imajinasi dan cita-cita, membangkitkan semangat, dan menggerakkan kekuatan dan potensi dahsyat dari peserta didik.

“Dari gurulah peserta didik membayangkan masa depannya, mencanangkan sebuah impian hidupnya, dan melihat jauh ke angkasa, terbang setinggi langit laksana anak panah yang lepas dari busurnya. Jika busurnya (dalam hal ini guru) mempunyai kekuatan besar dan visi yang jauh ke depan, maka anak panah (peserta didik) akan melesat jauh ke depan. Namun jika busurnya lemah dan tidak visioner, maka anak panah hanya melesat lemah, bahkan gagal melesat karena hilangnya kekuatan. Disinilah seorang guru dituntut menjadi busur yang kuat, dinamis, visioner, dan powerful sehingga mampu melesatkan potensi dan cita-cita peserta didik tinggi jauh ke angkasa, menjadi orang yang mampu memberikan manfaat penuh bagi kemajuan dunia”, jelas pemateri.

“Ketika guru yang hadir adalah mereka yang energik, interested, berwawasan luas, humoris, dan mampu menguasai kelas, maka kedatangan guru tersebut sangat dinanti peserta didiknya, karena yang keluar darinya adalah mutiara-mutiara emas yang sulit untuk diulang untuk kedua kalinya. Ia bagaikan lampu yang menyinari kegelapan, matahari yang memberikan secercah harapan, bintang yang menunjukkan impian, dan bulan purnama yang menyirami kedamaian, keindahan, dan ketenangan batin. Sebaliknya ketika guru yang masuk adalah mereka yang tidak bisa mengemas pelajaran menjadi menu yang menarik dan selalu membuat siswanya terbebani, maka kehadirannya dibenci oleh para siswa yang diekspresikan dengan banyak hal yang tidak baik, misalnya tidak memperhatikan keterangan guru, mengantuk, tidur, mengobrol dengan temannya, membuat keributan, bahkan keluar kelas”, imbuh pemateri.

Dengan pelatihan menjadi guru yang penuh rasa yang diikuti oleg seluruh guru Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim ini diharapkan akan ada perubahan-perubahan yang terjadi setiap saat akibat revolusi ilmu pengetahuan dan teknologi informasi dan komunikasi berjalan dalam hitungan detik. Sudah seharusnya seorang guru mengikuti informasi-informasi ini, sehingga cakrawala dan pola pemikirannya menjadi luas, mendunia, dan up to date. Siswa akan bangga mempunyai guru yang memiliki pengetahuan dan pengalaman yang luas, cakrawala dan pola pemikiran yang mumpuni, dan hal-hal baru yang selalu fresh. Selalu ada hal-hal baru yang disampaikan seorang guru akan menjadi salah satu daya tarik siswa yang bisa menggugah semangatnya mengikuti pelajaran guru bersangkutan.(Kmd)

25 Likes

Author: admin

https://man1menim.sch.id/