Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Kemeriahan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 tahun 2026 terasa berbeda di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim. Selain kekhidmatan upacara bendera, kehadiran Tari Sambut yang dibawakan oleh kelompok seni siswa MAN 1 Muara Enim menjadi sorotan utama yang memberikan warna budaya dalam peringatan tahun ini.
Dengan mengenakan pakaian adat yang anggun dan gerakan yang selaras, para siswa tampil memukau di hadapan para tamu undangan dan peserta upacara. Penampilan ini bukan sekadar hiburan, melainkan simbol penghormatan serta perwujudan tema HAB ke-80, yakni “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”.
Sebagai usaha madrasah dalam melestarikan Identitas di Tengah Modernisasi Kepala Madrasah Hj,Iin Parlina menyampaikan bahwa pelibatan siswa dalam tari tradisional pada momen besar seperti HAB adalah upaya nyata madrasah dalam membentuk karakter generasi muda yang mencintai budaya bangsa. “Tari Sambut ini adalah pesan keramahan dan kebersamaan. Kami ingin siswa tidak hanya unggul secara sains, tapi juga memiliki akar budaya yang kuat,” ujar Hj.Iin Parlina usai pelaksanaan upacara.
Kwgiatan ini semoga akan dapat menjadi dampak Positif bagi Kreativitas Siswa, Penampilan ini merupakan hasil latihan intensif selama beberapa minggu di bawah bimbingan guru seni madrasah. Bagi para siswa, momen ini menjadi ajang pembuktian kreativitas dan kepercayaan diri. Selain meningkatkan kebugaran fisik, kegiatan ini terbukti memperkuat rasa kebersamaan antar-peserta didik. Salah satu penari mengungkapkan rasa bangganya dapat berkontribusi dalam perayaan bersejarah ini. “Tampil di HAB ke-80 memberikan kebanggaan tersendiri. Kami merasa dihargai sebagai bagian dari keluarga besar Kementerian Agama,” imbuh Hj.Iin PArlina.
Upacara HAB ke-80 di MAN 1 Muara Enim ini ditutup dengan doa bersama dan pemberian penghargaan kepada guru serta siswa berprestasi. Kehadiran unsur seni tradisional seperti Tari Sambut diharapkan terus menjadi tradisi yang menguatkan sinergi antara nilai-nilai keagamaan dan kekayaan budaya nusantara di lingkungan Kementerian Agama. (Kmd)
