Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Memasuki puncak musim penghujan, puluhan siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim menunjukkan aksi nyata kepedulian lingkungan. Melalui gerakan gotong royong massal, para siswa bahu-membahu membersihkan setiap sudut madrasah guna mengantisipasi potensi genangan air dan penyebaran penyakit.
Aksi siswa MAN 1 Muara Enim ini difokuskan pada pembersihan saluran drainase yang tersumbat sampah dan lumpur agar aliran air tetap lancar saat hujan deras tiba. Selain itu, siswa juga menyisir area halaman samping kelas untuk memastikan tidak ada barang bekas yang dapat menjadi wadah genangan air sebagai sarang nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kepala MAN 1 Muara Enim menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas kebersihan, melainkan bagian dari pendidikan karakter bagi peserta didik. “Melalui gotong royong, siswa belajar tentang tanggung jawab, kerja sama, dan rasa memiliki terhadap lingkungan belajar mereka sendiri,” ujarnya. Rabu (28/1/2026). Semangat kebersamaan terlihat jelas saat para siswa berbagi tugas; ada yang mencangkul endapan lumpur, menyapu daun kering, hingga memilah sampah plastik. Nilai-nilai ini sejalan dengan Program Penguatan Profil Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin yang kini digencarkan di lingkungan madrasah.
Dampak dari aksi ini langsung dirasakan oleh warga MAN 1 Muara Enim, Selain lingkungan menjadi lebih bersih dan asri, risiko banjir lokal yang sering menghantui saat hujan lebat dapat diminimalisir. Salah satu siswa mengaku bangga bisa berkontribusi. “Walaupun sedikit lelah, kami senang karena kelas menjadi lebih nyaman dan aman untuk belajar saat hujan turun,” katanya. Aksi sigap ini diharapkan menjadi budaya yang konsisten, menjaga madrasah tetap menjadi tempat belajar yang sehat, nyaman, dan lestari di tengah tantangan cuaca ekstrem. (Kmd)
