Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim sukses menyelenggarakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80. Mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju,” kegiatan ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh warga madrasah untuk meningkatkan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.
Upacara yang dimulai tepat pukul 07.30 WIB ini diikuti oleh seluruh jajaran guru, pegawai, serta undangan dari berbagai instansi pemerintah wilayah Kabupaten Muara Enim berlangsung dengan penuh kedisiplinan. Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Muara Enim H. Edison yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Muara Enim H. Andi Wijaya, bertindak sebagai Inspektur Upacara yang membacakan amanat Menteri Agama RI yang menekankan bahwa kerukunan umat adalah fondasi utama bagi kemajuan bangsa.
Sebagai momentum transformasi layanan, dalam amanat tersebut, ditegaskan bahwa delapan dekade perjalanan Kementerian Agama bukanlah waktu yang singkat. Di usia ke-80 ini, seluruh institusi di bawah naungan Kemenag, termasuk madrasah, didorong untuk terus melakukan transformasi layanan digital serta memperkuat moderasi beragama di lingkungan pendidikan. “Upacara ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi energi bagi kita untuk terus bersinergi tanpa sekat demi mewujudkan Indonesia yang lebih damai,” ujar H. Andi Wijaya saat memberikan sambutan, Sabtu (3/1/2025)
Dengan apresiasi dan prestasi, Kemeriahan HAB ke-80 di MAN 1 Muara Enim juga diwarnai dengan penyerahan penghargaan kepada guru dan pegawai berprestasi, termasuk penyematan Satya Lencana Karya Satya bagi ASN yang telah mengabdi dengan dedikasi tinggi. Selain itu, sejumlah siswa yang meraih prestasi di bidang akademik dan non-akademik turut diberikan apresiasi sebagai bentuk motivasi berkelanjutan.
Untuk komitmen berkelanjutan,selain pelaksanaan upacara, peringatan HAB tahun ini juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan komitmen ramah lingkungan, sejalan dengan visi baru Kemenag yang lebih progresif. Suksesnya pelaksanaan upacara di MAN ini membuktikan kualitas kesiapan madrasah sebagai garda terdepan dalam mencetak generasi yang cerdas secara intelektual dan memiliki integritas moral yang kuat. Dengan berakhirnya upacara ini, diharapkan semangat pengabdian seluruh insan Kementerian Agama di lingkungan madrasah semakin kokoh untuk memberikan manfaat bagi umat dan bangsa. (Kmd)
