Muara Enim, (Kemenag Sumsel) –- Dalam rangka mempersiapkan peserta didik menghadapi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Riset 2025, Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim menggelar kegiatan In House Training bertema “Overview OMI Riset & Strategi Menyusun Proposal Riset” pada Selasa 9 September 2025 bertempat di ruang guru Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim.
Kegiatan ini menghadirkan Guru Pembimbing Science Club MMadrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim, Evi sebagai narasumber utama, dan diikuti oleh para guru serta siswa calon peserta OMI In House Training ini menjadi langkah awal pembekalan penting untuk memperkenalkan format, strategi, serta teknik menulis proposal riset yang sesuai dengan standar nasional OMI.
Evi selaku guru pembimbing Science Club dan narasumber In House Training, menekankan pentingnya riset sebagai budaya berpikir ilmiah di lingkungan madrasah. “OMI bukan sekadar lomba, tetapi ajang untuk menumbuhkan semangat eksplorasi, berpikir kritis, dan solusi berbasis data. Melalui In House Training ini, kami ingin membekali siswa sejak awal dengan pemahaman dan keterampilan dasar menyusun proposal yang kuat dan berbobot,” jelas Evi.
“kegiatan ini sebagai bentuk penguatan kapasitas riset di madrasah. “IHT ini memberikan wawasan baru, bahkan bagi guru pendamping sekalipun. Strategi penulisan proposal yang disampaikan sangat sistematis dan relevan dengan kebutuhan lomba. Semoga bisa diaplikasikan ke siswa secara maksimal,” imbuh Evi.
Salah seorang peserta siswa, Keyla, mengaku antusias mengikuti kegiatan ini dan merasa semakin percaya diri untuk mengikuti ajang OMI. “Awalnya saya bingung mulai dari mana membuat proposal riset, tapi sekarang jadi lebih paham alurnya. Terima kasih kepada guru pembimbing yang sudah membimbing dengan sabar,” ucap Keyla dengan penuh semangat.
Dengan diselenggarakannya In House Training ini, Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim menunjukkan komitmennya dalam membina budaya riset di kalangan siswa madrasah. Pembekalan sejak dini ini diharapkan mampu melahirkan proposal-proposal riset unggulan yang tak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah awal dalam menyongsong OMI Riset 2025, dan semoga menjadi pemicu semangat bagi seluruh civitas akademika untuk terus berkarya melalui penelitian ilmiah. (Kmd)
