Muara Enim (Kemenag Sumsel) — Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim menghadiri kegiatan Executive Meeting dan Penandatanganan Pakta Integritas Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Lahat. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh komitmen sebagai upaya penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Executive Meeting tersebut diikuti oleh para pimpinan satuan kerja di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan dan Kementerian Haji dan Umrah. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta menyusun langkah strategis dalam pelaksanaan program kerja tahun 2026 agar berjalan efektif, transparan, dan akuntabel. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penandatanganan Pakta Integritas Tahun 2026 sebagai bentuk komitmen bersama seluruh pimpinan satuan kerja untuk menjalankan tugas dan fungsi sesuai dengan peraturan perundang-undangan, menjunjung tinggi nilai kejujuran, profesionalisme, serta menolak segala bentuk praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
“Kegiatan strategis ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk menyelaraskan visi pimpinan satuan kerja dalam mencapai target kinerja yang akuntabel dan bersih dari praktik korupsi, kolusi, serta nepotisme (KKN). Penandatanganan ini bukan sekadar seremoni, melainkan janji moral untuk memastikan seluruh tata kelola manajerial dan keuangan di madrasah berjalan sesuai aturan yang berlaku. Dalam pertemuan tersebut, ditekankan bahwa integritas pimpinan adalah fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan agama”, jelas Kepala MAN 1 Muara Enim. Selasa (13/1/2026)
Kepala MAN 1 Muara Enim juga menambahkan “Dengan menandatangani pakta ini, Kepala MAN 1 Muara Enim berkomitmen untuk Menolak segala bentuk gratifikasi dan penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan anggaran madrasah, Memastikan setiap program pendidikan pada tahun 2026 memberikan dampak langsung pada prestasi siswa dan kualitas pembelajaran serta mewujudkan pelayanan pendidikan yang profesional dan terbuka bagi masyarakat luas”, imbuhnya.
Executive Meeting ini juga membahas langkah-langkah percepatan program strategis Kementerian Agama, termasuk transformasi digital dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik. Kehadiran aktif Kepala MAN dalam forum ini memastikan bahwa madrasah tetap berada pada jalur yang benar untuk menjawab tantangan pendidikan global di tahun 2026. Melalui komitmen yang kuat ini, diharapkan MAN 1 Muara Enim mampu memberikan contoh teladan dalam tata kelola instansi pemerintah yang bersih, berwibawa, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. (PTJR/Dky)
