Muara Enim (Kemenag Sumsel) — Aura kebahagiaan menyelimuti lingkungan madrasah hari ini. Salah satu staf Tata Usaha (TU) berhasil menuntaskan pendidikan tinggi dan resmi menyandang gelar Sarjana (S.1). Keberhasilan ini menjadi sorotan karena diraih di tengah kesibukan mengelola administrasi madrasah yang padat. Dua pegawai MAN 1 Muara Enim Diky Firmansyah dan Gusti Serli Evendi berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi dan resmi meraih gelar sarjana setelah mengikuti prosesi wisuda yang digelar oleh Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muara Enim. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu Muara Enim.
Pencapaian ini bukan sekadar mengejar gelar di belakang nama, melainkan bukti nyata komitmen personal dalam meningkatkan kualitas SDM di lingkungan pendidikan. Kepala Madrasah memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi sang staf yang mampu membagi waktu antara kewajiban kantor dan tuntutan akademis. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata semangat belajar sepanjang hayat serta komitmen pegawai MAN 1 Muara Enim dalam meningkatkan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia, khususnya di lingkungan madrasah.
Kepala MAN 1 Muara Enim menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi akademik ini tidak hanya membanggakan secara personal, tetapi juga memberikan dampak positif bagi institusi. “Ini adalah contoh nyata bahwa semangat literasi dan belajar sepanjang hayat harus dimiliki oleh siapa saja, bukan hanya guru atau siswa, tapi juga tenaga kependidikan. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan untuk meningkatkan mutu pelayanan dan kemajuan madrasah,” ujar MAN 1 Muara Enim Hj.Iin Parlina. Selasa (10/2/2026)
Lebih lanjut, Kepala MAN 1 Muara Enim berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh pegawai dan tenaga pendidik MAN 1 Muara Enim untuk terus mengembangkan diri, baik melalui pendidikan formal maupun peningkatan kompetensi lainnya. Dengan diraihnya gelar sarjana oleh dua pegawai tersebut, MAN 1 Muara Enim kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan SDM yang unggul, profesional, dan berdaya saing, sejalan dengan visi madrasah dalam menciptakan layanan pendidikan yang berkualitas.
Kisah sukses staf TU ini menjadi pengingat bagi seluruh sivitas akademika bahwa kendala waktu dan pekerjaan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi yang lebih tinggi. Kini, dengan gelar baru di pundak, semangat baru pun mengalir untuk memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan madrasah. (PTJR/Dky)
