Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang Idul Fitri 1447 H biasanya diisi dengan halal bihalal sederhana. Namun, ada pemandangan berbeda di Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim. Ratusan siswa bersama para guru justru memulai aktivitas mereka dengan aksi nyata peduli lingkungan: merapikan dan meremajakan kebun madrasah yang sempat tidak terawat selama masa liburan.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini melibatkan seluruh elemen madrasah. Dengan membawa peralatan berkebun masing-masing, para siswa tampak antusias mencabut rumput liar, memangkas dahan pohon yang rimbun, hingga menanam kembali bibit tanaman produktif.
Kepala MAN 1 Muara Enim menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar bersih-bersih biasa. “Kami ingin momentum Idul Fitri yang suci ini diimplementasikan melalui perilaku bersih dan peduli terhadap lingkungan. Kebun madrasah adalah laboratorium alam bagi siswa, merawatnya berarti merawat masa depan mereka sendiri,” ujar Iin Parlina di sela-sela kegiatan. Selasa (31/3/2026).
Aksi ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan kerja sama tim yang mungkin sempat “beristirahat” selama liburan. Para siswa MAN 1 Muara Enim terlihat bahu-membahu mengangkut tumpukan daun kering dan menata ulang pot-pot bunga agar lingkungan belajar kembali asri dan nyaman.
Selain mempercantik estetika madrasah, kebun madrasah yang rapi diharapkan mampu mendukung efektivitas proses belajar mengajar. Lingkungan yang hijau dan bersih telah terbukti secara psikologis dapat meningkatkan konsentrasi serta produktivitas siswa MAN 1 Muara Enim saat kembali ke rutinitas akademik.
Salah seorang siswa kelas XII MAN 1 Muara Enim, Amals, mengungkapkan kegembiraannya. “Awalnya terasa berat karena baru selesai libur, tapi setelah dikerjakan bareng teman-teman, rasanya seru. Sekolah jadi bersih lagi, dan kami jadi lebih semangat buat mulai pelajaran besok,” katanya.
Dengan selesainya aksi bersih-bersih ini, MAN 1 Muara Enim kini tampil lebih segar dan siap menyambut agenda pendidikan di semester baru dengan energi yang lebih positif. Gerakan ini pun diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk memulai hari pertama pasca-lebaran dengan kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. (Kmd).
