Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Di tengah transformasi digital yang kian masif, para anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim membuktikan bahwa jarak dan layar bukan penghalang untuk menorehkan prestasi. Hari ini, tim delegasi madrasah resmi berkompetisi dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) PMR Tingkat Kabupaten yang digelar secara online.
Berbeda dengan hiruk-pikuk lomba konvensional, suasana di laboratorium komputer madrasah tampak tenang namun penuh konsentrasi. Dengan jemari yang sigap di atas keyboard dan mata yang fokus menatap monitor, para siswa menjawab rentetan soal teknis mengenai pertolongan pertama, kesehatan remaja, hingga prinsip dasar gerakan kepalangmerahan internasional.
Penyelenggaraan LCC secara daring ini merupakan langkah adaptif dari panitia tingkat kabupaten untuk memastikan kaderisasi relawan muda tetap berjalan efektif. Menggunakan platform ujian real-time, kecepatan dan akurasi menjadi penentu utama. Pembina PMR MAN 1 Muara Enim menjelaskan bahwa tantangan terbesar dalam lomba online bukanlah pada materi, melainkan pada ketenangan mental dan kesiapan teknis. “Lomba online menuntut kejujuran tinggi dan ketangkasan berpikir dalam hitungan detik. Siswa kami telah berlatih intensif untuk menguasai sistem ini, sekaligus memperdalam jiwa kemanusiaan mereka,” ungkapnya. Senin (20/4/2026).
Dampak dari kompetisi ini melampaui sekadar perolehan piala. Bagi para siswa, LCC PMR online adalah ajang pembuktian bahwa literasi digital dan kepedulian sosial bisa berjalan beriringan. Kegiatan ini melatih siswa siswa yang trgabung dalam PMR MAN 1 Muara Enim untuk mengambil keputusan tepat di bawah tekanan waktu (simulasi keadaan darurat), membiasakan relawan muda dengan sistem pelaporan dan koordinasi berbasis digital dan menjaga jejaring antaranggota PMR se-kabupaten meski tanpa tatap muka langsung.
Kepala Madrasah memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para siswa yang tetap produktif berkompetisi. Ia menekankan bahwa keikutsertaan ini adalah bagian dari pembentukan karakter siswa yang responsif terhadap isu-isu kemanusiaan di masa depan. “MAN 1 Muara Enim berharap hasil dari LCC ini dapat memotivasi seluruh siswa untuk terus berinovasi. Menjadi juara adalah bonus, namun menjadi manusia yang bermanfaat dan tanggap terhadap sesama adalah tujuan utama kami,” jelas Iin Parlina Kepala MAN 1 Muara Enim.
Hasil perlombaan akan diumumkan secara transparan melalui laman resmi penyelenggara dalam waktu dekat. Seluruh warga madrasah kini menanti dengan optimisme tinggi, berharap perwakilan mereka mampu membawa pulang gelar juara ke lingkungan MAN 1 Muara Enim. (Kmd).
