Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim menunjukkan cara kreatif dan masif dalam menggaungkan syiar Islam di era digital. Seluruh civitas akademika, mulai dari pimpinan, majelis guru, pegawai, hingga ribuan siswa kompak membanjiri lini masa media sosial dengan ucapan Selamat Idul Adha menggunakan bingkai foto digital resmi (Twibbon). Gerakan serentak ini bukan sekadar rutinitas perayaan, melainkan sebuah aksi terstruktur untuk menyebarkan pesan perdamaian, kebersamaan, dan nilai-nilai ketulusan berkurban kepada masyarakat luas di ruang siber.
Kepala MAN 1 Muara Enim Iin Parlina menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi seperti Twibbon menjadi sarana yang sangat efektif untuk menyatukan visi dan menyebarkan nilai-nilai positif secara luas. Melalui narasi yang disematkan dalam setiap unggahan Twibbon, madrasah ingin mengingatkan esensi terdalam dari Idul Adha.
“Idul Adha adalah momentum mengajarkan keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berkorban. Dengan kekompakan seluruh keluarga besar MAN mengunggah Twibbon ini, kita sedang mengirimkan pesan persaudaraan dan energi positif ke tengah masyarakat,” ujar Kepala MAN 1 Muara Enim Iin Parlina. Senin (25/5/2026).
Beliau juga menambahkan bahwa gerakan ini menjadi bukti bahwa madrasah mampu adaptif, memanfaatkan media sosial sebagai panggung dakwah yang sejuk dan edukatif bagi generasi muda. Sejak Twibbon resmi diluncurkan oleh tim Humas madrasah, ribuan unggahan langsung menghiasi platform media sosial seperti WhatsApp, Instagram, dan Facebook. Desain Twibbon yang memadukan estetika modern dengan identitas religius madrasah sukses menarik perhatian publik.
Dampaknya, gerakan ini tidak hanya diikuti oleh warga internal madrasah. Para alumni, orang tua siswa, hingga tokoh masyarakat setempat turut serta mengunduh dan memasang foto mereka pada Twibbon MAN 1 Muara Enim sebagai bentuk apresiasi dan kebersamaan. Salah seorang wali murid mengungkapkan kekagumannya terhadap gerakan kreatif ini. “Melihat linimasa penuh dengan foto anak-anak dan guru yang rapi, kompak, disertai doa-doa terbaik, rasanya suasana Idul Adha menjadi jauh lebih hangat dan terasa syiarnya,” tuturnya.
Melalui syiar digital ini, MAN 1 Muara Enim berharap dapat memantik semangat kepedulian sosial yang lebih nyata di dunia nyata, khususnya dalam pelaksanaan penyembelihan dan pendistribusian hewan kurban nanti.Kekompakan di dunia maya ini diharapkan bertransformasi menjadi solidaritas kemanusiaan yang kuat, memastikan bahwa esensi Idul Adha yaitu berbagi kebahagiaan dengan sesama yang membutuhkan—dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar madrasah. (Kmd).
