Muara Enim (Kemenag Sumsel) — Pagar sekolah sering kali menjadi bagian yang paling luput dari perhatian, padahal ia adalah etalase utama yang dilihat masyarakat. Menyadari hal tersebut, jajaran staf Tata Usaha (TU) MAN 1 Muara Enim memanfaatkan masa libur semester genap dengan menggelar aksi padat karya, yakni membersihkan, merapikan, dan mempercantik pagar pembatas madrasah.
Sejak pagi, para tenaga kependidikan ini tampak sibuk memotong rumput liar yang merambat, membersihkan sisa paku bekas spanduk, hingga mengecat ulang bagian-bagian pagar yang mulai kusam dan berkarat. Kepala Urusan Tata Usaha MAN 1 Muara Enim, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan inisiatif spontanitas dari rekan-rekan staf TU untuk mengisi waktu libur dengan hal yang berdampak langsung pada estetika madrasah.
“Pagar adalah wajah pertama yang dilihat oleh masyarakat, wali murid, maupun tamu dinas. Jika pagarnya kotor atau penuh coretan, citra di dalamnya bisa ikut buruk. Sebagai garda belakang yang mengurus administrasi, kami juga ingin berkontribusi menjaga marwah madrasah lewat kebersihan fisiknya,” ujar Abdul Nur Al Islami Kaur TU MAN 1 Muara Enim. Senin (22/6/2026).
Apresiasi juga datang dari Kepala MAN 1 Muara Enim. Ia menyebut bahwa kinerja staf TU sering kali berada ‘di balik layar’, namun dampaknya sangat vital bagi kelangsungan madrasah. “Staf TU kita luar biasa. Di saat pelayanan administrasi melandai karena siswa libur, mereka tidak berdiam diri. Dedikasi seperti ini menunjukkan bahwa rasa memiliki terhadap madrasah ini sudah sangat mendalam di hati setiap pegawai, bukan cuma guru saja,” tutur Iin Parlina kepala MAN 1 Muara Enim.
Aksi gotong royong yang menyasar area terluar sekolah ini membawa dampak nyata seperti Pagar yang bersih dari tanaman liar memberikan jarak pandang yang lebih luas bagi keamanan madrasah (security sight), sekaligus memberikan kesan lingkungan yang sehat bagi warga sekitar. Menjelang tahun ajaran baru, madrasah akan kedatangan banyak calon wali murid. Wajah depan yang rapi dan estetik akan membangun impresi awal yang positif dan profesional. Kegiatan fisik di luar ruangan seperti ini terbukti mempererat soliditas dan kerja sama tim (teamwork) di antara sesama staf TU MAN 1 Muara Enim setelah setahun penuh disibukkan dengan berkas dan komputer.
Gerakan bersih-bersih pagar oleh staf Tata Usaha MAN 1 Muara Enim ini menjadi bukti bahwa kontribusi terhadap kemajuan pendidikan tidak melulu soal mengajar di dalam kelas. Melalui kepedulian terhadap lingkungan kerja, para tenaga kependidikan ini telah memberikan teladan nyata tentang apa arti integritas dan totalitas dalam pelayanan publik. (Kmd).
