man1menim.sch.id Berita Melampaui Tugas Mengajar, Libur Semester, Guru PPPK MAN 1 Muara Enim Bahu-Membahu Hijaukan Lingkungan Madrasah

Melampaui Tugas Mengajar, Libur Semester, Guru PPPK MAN 1 Muara Enim Bahu-Membahu Hijaukan Lingkungan Madrasah

Muara Enim (Kemenag Sumsel) — Masa libur semester biasanya menjadi momentum bagi para tenaga pendidik untuk beristirahat dan melepaskan penat dari rutinitas ruang kelas. Namun, pemandangan berbeda dan inspiratif justru ditunjukkan oleh puluhan Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim. Mereka memilih hadir di sekolah guna menginisiasi gerakan aksi nyata penghijauan lingkungan madrasah.

Para guru baru berstatus PPPPK ASN MAN 1 Muara Enim ini tampak bersemangat menyiram dan menata taman, hingga membersihkan daun-daun yang jatuh dari pohon pelindung yang ada disekitar madrasah. Aksi sukarela para guru PPPK di masa liburan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah gerakan yang membawa dampak jangka panjang. Guru adalah digugu dan ditiru. Langkah konkret para guru PPPK yang tetap peduli pada sekolah di hari libur menjadi materi pendidikan karakter terbaik bagi para siswa, mengajarkan arti kepemilikan dan tanggung jawab tanpa perlu banyak teori.

“Sebagai guru PPPK, kami merasa memiliki tanggung jawab moral yang lebih besar untuk berkontribusi pada madrasah ini. Liburan adalah waktu senggang di mana kami bisa menata lingkungan ini tanpa mengganggu jam tatap muka dengan anak-anak. Kami ingin saat siswa masuk nanti, mereka mendapat kejutan melihat madrasah yang jauh lebih hijau.” ujar Fauzah Guru PPPK ASN MAN 1 Muara Enim. Selasa (30/6/2026).

Pihak Manajemen MAN 1 Muara Enim memberikan apresiasi luar biasa terhadap inisiatif ini. Selain memfasilitasi pengadaan bibit dan pupuk, kepala madrasah menilai gerakan ini mempererat soliditas dan rasa kekeluargaan di antara sesama guru PPPK ASN sebagai pilar baru kemajuan madrasah. Dedikasi yang ditunjukkan oleh para guru PPPK ASN MAN 1 Muara Enim ini adalah bukti nyata bahwa pengabdian seorang guru tidak dibatasi oleh bel dinding sekolah maupun kalender akademik. Melalui jemari mereka yang menanam pohon di hari libur, mereka sedang menumbuhkan masa depan yang rindang bagi generasi penerus bangsa. Sebuah kontribusi yang dampaknya akan terus tumbuh, berbuah, dan dirasakan hingga bertahun-tahun ke depan. (Kmd).

4 Likes

Author: admin

https://man1menim.sch.id/