Muara Enim (Kemenag Sumsel) — Komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup tidak berhenti di dalam gerbang sekolah sendiri. Tim Adiwiyata noah nine secara aktif memberikan pendampingan dan pembinaan intensif kepada SDN VII Muara Enim sebagai langkah persiapan menuju penilaian Adiwiyata tingkat Mandiri. Pendampingan ini bukan sekadar formalitas pengisian dokumen administrasi, melainkan aksi nyata untuk memperkuat budaya peduli lingkungan (eco-school) bagi seluruh warga sekolah dasar tersebut.
Dalam kegiatan pembinaan ini, Tim Adiwiyata MAN 1 Muara Enim mendampingi Tim SDN VII Muara Enim dalam beberapa segmen strategis, seperti membantu menyusun serta merevisi berkas portofolio Adiwiyata agar selaras dengan standar nasional penilaian Adiwiyata Mandiri. Mendorong optimalisasi bank sampah sekolah, pemilahan sampah organik/anorganik dari sumbernya, serta pelatihan pembuatan kompos cair (POC) dan ecobricks. Memberikan masukan tata ruang hijau sekolah, pemanfaatan tanaman toga, hingga pembuatan lubang resapan biopori di area rawan genangan dan membantu para guru SDN VII Muara Enim menyusun RPP/Modul Ajar yang mengintegrasikan isu-isu lingkungan ke dalam mata pelajaran harian.
“Adiwiyata Mandiri bukan hanya tentang meraih piala atau sertifikat, tetapi tentang bagaimana kita melahirkan generasi yang secara alami memiliki karakter peduli lingkungan sejak dini.” jelas Atrisna Ketua Tim Adiwiyata MAN 1 Muara Enim. Jum’at (24/7/2026).
Dampak dari sinergi ini langsung dirasakan oleh warga SDN VII Muara Enim sebagai sekolah binaan noah nine seperti berkurangnya penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan kantin sekolah berkat gerakan membawa tempat makan dan botol minum (tumbler) sendiri, Siswa kelas tinggi mulai terbiasa mengelola pemilahan sampah harian di area kelas masing-masing tanpa harus terus diingatkan dan Siswa SDN VII Muara Enim mendapatkan pembekalan langsung dari para kader muda MAN 1 Muara Enim tentang cara merawat tanaman dan menjaga kebersihan fasilitas bersama.
Melalui pendampingan berkelanjutan ini, SDN VII Muara Enim optimistis siap menghadapi verifikasi lapangan dan meraih predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri. Sinergi ini sekaligus membuktikan bahwa kolaborasi antarjenjang pendidikan merupakan kunci utama dalam membangun ekosistem pendidikan yang hijau dan berkelanjutan. (Kmd).
