man1menim.sch.id Berita Atasi Krisis Air Saat Kemarau, MAN 1 Muara Enim Bangun Sumur Bor Mandiri Demi Menjaga Kelangsungan Belajar dan Ibadah

Atasi Krisis Air Saat Kemarau, MAN 1 Muara Enim Bangun Sumur Bor Mandiri Demi Menjaga Kelangsungan Belajar dan Ibadah

Muara Enim (Kemenag Sumsel) — Puncak musim kemarau yang memicu kekeringan di berbagai wilayah tidak surut memadamkan semangat belajar di Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim. Menghadapi ancaman krisis air bersih yang berpotensi mengganggu aktivitas sekolah, pihak madrasah mengambil langkah proaktif dengan membangun fasilitas sumur bor mandiri. Langkah strategis ini menjadi solusi jangka panjang dalam memastikan operasional madrasah, kenyamanan belajar-mengajar, hingga pemenuhan kebutuhan sanitasi dan ibadah ratusan siswa tetap berjalan tanpa hambatan.

Memasuki musim kemarau tahun ini, pasokan air bersih di kawasan sekitar madrasah sempat mengalami penurunan debit yang signifikan. Kondisi tersebut mengancam keberlangsungan kegiatan harian, terutama kebutuhan air untuk wudu, kebersihan fasilitas toilet, serta perawatan lingkungan sekolah. Merespons kondisi tersebut, pihak pengelola MAN 1 Muara Enim bergerak cepat melakukan pemetaan titik air dan mengebor sumur dalam untuk mendapatkan sumber air bersih yang stabil dan berkualitas.

“Air adalah kebutuhan mendasar di madrasah. Selain untuk sanitasi, ratusan siswa dan guru membutuhkan air bersih untuk berwudu setiap hari. Kami tidak boleh biarkan proses belajar maupun ibadah terganggu hanya karena musim kemarau,” tegas Iin Parlina Kepala MAN 1 Muara Enim. Kamis (31/7/2026).

Kehadiran sumur bor mandiri ini membawa dampak positif yang langsung dirasakan oleh seluruh warga madrasah, rangkaian kegiatan ibadah seperti Shalat Dhuha dan Shalat Dzuhur berjamaah tetap melimpah ketersediaan air wudunya tanpa khawatir kehabisan. Kebersihan toilet dan sarana cuci tangan siswa tetap terjamin, mencegah timbulnya risiko penyakit selama cuaca ekstrem. Lingkungan madrasah tetap asri dan hijau karena kebutuhan air untuk penyiraman taman dan kebun sekolah tetap terpenuhi. Langkah cepat sekolah ini mendapat apresiasi hangat dari para siswa dan tenaga pengajar. Heni Rosalina wakil kepala madrasah bidang sarana prasarana MAN 1 Muara Enim mengaku lega dengan tersedianya sumber air baru tersebut.

“Tahun-tahun sebelumnya kalau kemarau panjang kadang khawatir air di kamar mandi matot atau air wudu mengecil. Sekarang setelah ada sumur bor baru, airnya deras dan jernih banget. Jadi lebih tenang fokus belajar,” ungkap Heni Rosalina.

Hal senada disampaikan oleh pengelola sarana dan prasarana madrasah. Menurutnya, sumur bor ini dirancang tidak hanya untuk menghadapi kemarau saat ini, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang ketahanan energi dan air sekolah di masa depan. Langkah MAN 1 Muara Enim dalam memitigasi dampak musim kemarau melalui pembangunan sumur bor ini menjadi contoh nyata manajemen fasilitas yang responsif dan berorientasi pada kesejahteraan siswa. Ke depan, pihak madrasah juga berencana melengkapi fasilitas ini dengan sistem penampungan (penampungan air) berefisiensi tinggi serta edukasi hemat air bagi seluruh siswa, guna memupuk kepedulian lingkungan sejak dini. (Kmd).

4 Likes

Author: admin

https://man1menim.sch.id/