Muara Enim (Kemenag Sumsel) — Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Muara Enim, Iin Parlina, turun langsung memantau dan mendampingi tim operator Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMP-ZI) di ruang kerja madrasah, Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketepatan, kelengkapan, dan keabsahan penginputan data serta unggah (upload) berkas pendukung dalam rangka mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Pendampingan intensif ini mencakup pemeriksaan bukti fisik (evidence) pada tiap komponen area perubahan, mulai dari manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen ASN, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik. Dalam arahannya, Kepala MAN 1 Muara Enim menegaskan bahwa PMP-ZI bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif semata, melainkan wujud komitmen nyata seluruh warga madrasah dalam menghadirkan tata kelola pendidikan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas tinggi.
“Penginputan data dan unggah berkas PMP-ZI ini adalah cerminan dari budaya kerja yang kita bangun di MAN 1 Muara Enim. Kita pastikan setiap data yang dimasukkan akurat, dapat dipertanggungjawabkan, serta menggambarkan peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi siswa dan masyarakat,” ujar Iin Parlina Kepala MAN 1 Muara Enim di sela-sela pendampingan. Jum’at (16/10/2026).
Tim operator PMP-ZI menyambut baik pendampingan langsung ini. Kehadiran pimpinan memberikan dorongan semangat dan solusi cepat apabila ditemukan kendala teknis maupun penyelarasan dokumen yang dibutuhkan. Melalui pengawalan ketat dan kerja keras seluruh tim, MAN 1 Muara Enim optimistis dapat menyelesaikan tahapan unggah berkas PMP-ZI secara tepat waktu serta meraih predikat Zona Integritas, demi mewujudkan madrasah yang mandiri, berprestasi, dan terdepan dalam pelayanan publik. (Kmd)
