Muara Enim Kemenag Sumsel — Pemandangan istimewa dan penuh warna meramaikan Halaman Kantor Pemda Kabupaten Muara Enim dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda. Suatu kebanggaan luar biasa dirasakan oleh keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim, setelah siswanya terpilih menjadi perwakilan untuk mengenakan pakaian adat Nusantara dalam barisan utama upacara resmi tingkat kabupaten tersebut.
Kehadiran siswa MAN 1 Muara Enim yang tampil anggun dan gagah dalam balutan busana adat tidak hanya mencuri perhatian peserta upacara dan para pejabat daerah, tetapi juga menjadi simbol kebhinekaan serta rasa cinta tanah air yang mendalam dari generasi muda madrasah.
Dipercaya tampil di hadapan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau biasa disebut Forkopimda dan seluruh jajaran Pemkab Muara Enim merupakan apresiasi besar bagi keikutsertaan aktif siswa madrasah dalam momentum sejarah nasional. Pakaian adat yang dikenakan menegaskan pesan utama Sumpah Pemuda: meski berbeda suku dan budaya, semangat persatuan tetap satu di bawah naungan Indonesia.
Kepala MAN 1 Muara Enim mengungkapkan rasa haru dan bangganya atas kesempatan berharga yang diberikan kepada anak didiknya tersebut.
“Ini adalah momen monumental bagi siswa kami dan sekolah. Mengenakan pakaian adat saat peringatan Hari Sumpah Pemuda di tingkat kabupaten bukan sekadar tentang penampilan luar, melainkan simbol bahwa generasi muda madrasah siap menjaga warisan budaya bangsa sekaligus menjadi penggerak persatuan di era modern,” tegas Iin Parlina Kepala MAN 1 Muara Enim. Kamis 29 Oktober 2026.
Bagi siswa terpilih, tugas dan kehormatan ini menjadi pengalaman berharga yang membangkitkan rasa percaya diri serta kebanggaan nasionalisme. Pengalaman tampil di arena utama upacara tingkat kabupaten diharapkan dapat menginspirasi rekan-rekan sebaya lainnya di MAN 1 Muara Enim untuk terus aktif, berani tampil, dan berkontribusi positif di berbagai bidang, baik akademis, non-akademis, maupun kegiatan kebudayaan.
Keikutsertaan aktif ini menegaskan kembali peran MAN 1 Muara Enim yang tidak hanya unggul dalam pendidikan agama dan sains, tetapi juga berdiri di barisan terdepan dalam merawat nilai-nilai kebangsaan dan kebudayaan daerah maupun nasional. Kmd
