Muara Enim, Inmas
Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim dipandang sangat strategis, karena satu-satunya sekolah tingkat atas bernuansa islami negeri yang berada di kawasan Kabupaten Muara Enim, kestrategisan Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim tidak bisa hanya dilihat dari geografisnya. Hj.Iin Parlina kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim saat dikonfirmasi seberapa dekat Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim dengan pesantren sekitarnya salah satunya Ponpes Ibadurrahman Muara Enim. “Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim akan selalu ingat sejarah. Karenanya selalu diusahakan suasana yang harmonis, saling mendukung, dan saling sharing informasi antara Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim dengan pesantren-pesantren lainnya di kawasan kabupaten Muara Enim salah satunya seperti yang kita lakukan hari Senin 27 Agustus 2024 kita mengadakan MOU dengan Pesantren Ibadurrahman”, jelas Hj.Iin Parlina.
“Untuk itu, Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim selalu menjalin kerjasama dengan pondok pesantren di sekitar dengan perjanjian kerjasama berupa penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua belah pihak. Setiap tahunnya MoU ini selalu dievaluasi seiring dengan perkembangan situasi dan kondisi”, imbuh Hj.Iin Parlina.
Tri Ahmadi perwakilan dari Ponpes Ibadurrahman Muara Enim, pihaknya menyambut baik adanya kerjasama tersebut. “Kita mempunyai peserta didik yang sama. Kalau pagi sampai sore berada di jam madrasah, dia di sebut siswa atau siswi. Sepulang dari madrasah, dia di pondok pesantren dan disebut santri. Maka sudah sewajarnya kita dua institusi yang mengelola peserta didik yang sama ini, saling berembug melakukan hubungan simbiosis mutualisme. Hubungan yang sama-sama saling menguntungkan.” ujar Tri Ahmadi.
MoU Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim dengan pesantren secara umum terkait dengan kuota khusus untuk para santri yang ingin menimba ilmu di Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim. Ini biasa disebut jalur pesantren. Syarat yang disepakati dalam jalur pesantren ini adalah yang santri sebenarnya (menetap dalam kurun yang lama) dan selama belajar di Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim tetap berada di Pesantren. Di samping itu, ada MoU khusus yang dilakukan Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim dengan Ponpes Ibadurrahman Muara Enim terkait dengan implementasi pembelajaran Tahfidzul-Qur’an dan Qiroatul Kutub.
Sri Wahyuni selaku wakil kepala Madrasah bidang Humas, menambahkan bahwa Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim selalu menjalin hubungan yang harmonis dengan Pondok Pesantren dan rasanya sudah seperti keluarga sendiri. Bila Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim punya hajat, kita mengundang para tokoh pesantren begitu juga sebaliknya. Jadi sepertinya sudah tidak ada jarak. Bila sesekali ada masalah pun, kita biasa saling kritik membangun, dan bisa saling menerima untuk kebaikan kedua belah pihak. (Kmd)
