man1menim.sch.id Siswa Cahaya Ramadan di Madrasah, Tarawih di Masjid MAN 1 Muara Enim Jadi Kawah Candradimuka Karakter Siswa

Cahaya Ramadan di Madrasah, Tarawih di Masjid MAN 1 Muara Enim Jadi Kawah Candradimuka Karakter Siswa

Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Memasuki bulan suci Ramadan 1447 H, Masjid di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat transformasi karakter bagi ratusan siswa. Pelaksanaan salat Tarawih berjamaah di madrasah kini dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang bagi kedisiplinan dan kemandirian religius peserta didik.

Salah satu terobosan MAN 1 Muara Enim ini memberikan dampak besar adalah pelibatan siswa secara langsung dalam struktur ibadah. Sebagaimana yang dilakukan di beberapa madrasah, siswa yang memiliki kemampuan tahfidz yang baik dikukuhkan sebagai imam shalat Tarawih. Langkah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk kaderisasi imam muda yang siap diterjunkan ke masyarakat.

Dampak dari program MAN 1 Muara Enim ini adalah Peningkatan Kepercayaan Diri, Siswa belajar memimpin massa dan mengasah mental di depan publik. Sebagai penguatan hafalanm kegiatan ini juga menjadi imam menuntut akurasi bacaan Al-Qur’an yang tinggi, memotivasi siswa untuk menjaga kualitas hafalan mereka. Jadwal Tarawih yang teratur di madrasah membentuk kedisiplinan siswa dalam menjalankan ibadah sunnah secara konsisten.

“Ibadah Tarawih di Masjid MAN 1 Muara Enim juga disertai dengan kultum (kuliah tujuh menit) yang dibawakan secara bergantian oleh guru dan siswa. Kegiatan ini menjadi sarana untuk menyampaikan pesan-pesan tentang kesehatan mental, ketenangan batin, serta penguatan iman dan jiwa bagi remaja. Aktivitas ibadah berjamaah seperti ini efektif menurunkan hormon stres (kortisol) dan membantu menstabilkan emosi siswa di tengah padatnya jadwal akademik. Selain itu, kebersamaan di masjid mempererat silaturahmi dan solidaritas antarwarga madrasah, menciptakan lingkungan belajar yang lebih harmonis”, jelas Kepala MAN 1 Muara Enim Iin Parlina. Jum’at (27/02/2026)

Sebelum memulai rangkaian Ramadan, para guru dan siswa biasanya bekerja sama dalam aksi gotong royong membersihkan masjid. Semangat kolaborasi ini terbawa hingga ke saf-saf salat Tarawih, di mana guru bertindak sebagai pembimbing sekaligus teladan bagi siswa. Dengan menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan, MAN 1 Muara Enim berhasil membuktikan bahwa pendidikan agama tidak hanya berhenti di dalam kelas, tetapi bermanifestasi dalam praktik ibadah yang menghidupkan syiar Islam di lingkungan sekolah. (Kmd)

4 Likes

Author: admin

https://man1menim.sch.id/