man1menim.sch.id Berita Gema Zikir dan Doa Kebangsaan di MAN 1 Muara Enim, Cetak Generasi Muda Berkarakter dan Peduli Sesama di HUT RI

Gema Zikir dan Doa Kebangsaan di MAN 1 Muara Enim, Cetak Generasi Muda Berkarakter dan Peduli Sesama di HUT RI

Muara Enim (Kemenag Sumsel) — Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti halaman Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim pada Jumat pagi. Ribuan siswa, guru, dan tenaga kependidikan berkumpul bahu-membahu menggelar Zikir dan Doa Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 tahun 2026. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremoni kemerdekaan. Di tengah gempuran arus digitalisasi dan tantangan karakter remaja modern, gema doa yang melangit dari kompleks madrasah ini menjadi benteng spiritual sekaligus pemantik aksi nyata bagi generasi muda.

Melalui perpaduan nilai keagamaan dan cinta tanah air, kegiatan ini menghadirkan dampak positif yang dirasakan langsung oleh lingkungan MAN 1 Muara Enim dan masyarakat sekitar, Sebagai pendidikan Karakter & Nasionalisme Religius, kegiatan ini berhasil menanamkan pemahaman mendalam bagi para siswa bahwa kemerdekaan Indonesia merupakan berkah rahmat Allah SWT yang wajib diisi dengan prestasi, akhlakul karimah, dan kontribusi nyata untuk bangsa. Sebagai ruang Ekspresi & Kepemimpinan Siswa, rangkaian acara mulai dari teknis pelaksanaan, pembacaan puisi kebangsaan, dikelola langsung oleh para siswa. Ini menjadi wadah kepemimpinan yang mengasah rasa empati dan tanggung jawab sosial mereka.

“Pahlawan masa lalu berjuang dengan bambu runcing, siswa MAN 1 Muara Enim hari ini berjuang dengan ilmu, moral, dan doa. Melalui Zikir Kebangsaan ini, kami ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan kepedulian sosial yang tinggi.” jelas Iin Parlina Kepala MAN 1 Muara Enim. Kamis (31/7/2026).

Dengan tujuan dapat menyalakan obor generasi penerus bangsa, melalui momentum ini, MAN 1 Muara Enim membuktikan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang mencetak generasi unggul berdaya saing tinggi tanpa kehilangan akar nilai keagamaan dan kebangsaan. Semangat gotong royong dan kedamaian yang tercipta dari acara ini diharapkan terus hidup dalam keseharian para siswa baik di kelas, dalam bermasyarakat, maupun di media sosial. (Kmd).

57 Likes

Author: admin

https://man1menim.sch.id/