man1menim.sch.id Berita Guru dan Pegawai Ikut Pemilihan Ketua OSIM

Guru dan Pegawai Ikut Pemilihan Ketua OSIM

Muara Enim, Inmas

Tak dapat dipungkiri bahwa selain siswa, guru dan pegawai cukup memberikan andil dalam pemilihan ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM). Jum’at (9/9) Meskipun jumlahnya tak sebanyak siswa, namun paling tidak hal itu tentunya dapat mempengaruhi jumlah perolehan suara bagi kedua calon Organisasi Siswa Intra Madrasah tersebut.

Jumlah pemilih tetap pada saat pemilu Organisasi Siswa Intra Madrasah tersebut adalah seluruh siswa dari kelas X sampai dengan XII, seluruh guru PNS/PPPK/GBPNS dan Pegawai PNS/PBPNS. Meskipun relatif sedikit, namun, para guru dan pegawai tetap semangat dan antusias memberikan suaranya untuk ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah yang baru. 

Turut serta pula memberikan suaranya dalam pemilu ini seluruh wakil kepala madrasah yang menyambut baik kegiatan tersebut. “Kegiatan Pemilu OSIM ini kita dukung dengan tujuan, agar setiap siswa mendapatkan pelajaran tentang pemilu dan sebagai salah satu cara untuk menanamkan sikap nasionalismenya.”jelas Sri Wahyuni wakil kepala bidang  humas saat dikonfirmasi tim jurnalis madrasah.

“Selain siswa ketua PPS harus memberikan surat pemberitahuan pemungutan suara. Sistem pemilihanya adalah mencoblos gambar kandidat yang dipilih. Kertas suara dikatakan sah apabila pencoblosannya sesuai ketentuan. Setelah ketua dan wakil ketua terpilih dengan suara terbanyak harus mengajukan calon pembantunya kepada MPK (Majelis Perwakilan Kelas). MPK akan melakukan uji kepatutan dan kelayakan terhadap calon pembantunya tersebut. Dari hasil fit and pro pertest tersebut, MPK akan mengumumkan hasil ujinya dalam sidang pleno penetapan pengurus OSIM 2023/2024 sebelum pelantikan dan sertijab” imbuh Sri Wahyuni.

Kekreativitasan siswa-siswi MAN 1 Muara Enim tersebut patut diacungi jembol. Di balik  kekreatifan kegiatan Pemilu tersebut tentu tak luput campur tangan wakil kepala bidang penjamin mutu Ferida Ariyani. Saat dikonfirmasi, guru pengampu bidang studi Bahasa dan Sastra Indonesia tersebut menjelaskan bahwa dirinya hanya memberikan saran kepada siswa-siswinya untuk menyelenggarakan pemilihan OSIM dilakukan selayaknya pemilu sebagai pembelajaran berdemokrasi. “Kegiatan Pemilihan Ketua OSIM ini sebagai wadah pembelajaran berdemokrasi dan saling menghargai antarsesama calon. Siapapun yang terpilih nanti, program kerjanya harus didukung kandidat yang kalah”. ujarnya. (Kmd)

9 Likes

Author: admin

https://man1menim.sch.id/