Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Era papan tulis konvensional kini mulai berganti dengan layar interaktif. Memasuki semester genap tahun ajaran 2025/2026, para guru di Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim mulai secara masif memproduksi bahan ajar multimedia mandiri untuk mendukung ekosistem Kelas Digital.
Bukan sekadar memindahkan teks ke layar, para guru MAN 1 Muara Enim kini menggunakan berbagai aplikasi kreatif dan kecerdasan buatan (AI) untuk menciptakan modul pembelajaran yang lebih hidup. Bahan ajar yang dihasilkan meliputi video penjelasan animasi, infografis interaktif, hingga kuis berbasis gamification yang dapat diakses siswa melalui gawai masing-masing.
Langkah inovatif ini memberikan dampak signifikan terhadap partisipasi siswa di kelas. Pembelajaran yang sebelumnya dianggap teoretis dan membosankan kini menjadi lebih visual dan mudah dipahami. “Dengan bahan ajar multimedia, siswa MAN 1 Muara Enim tidak lagi sekadar menghafal, tetapi mengalami proses belajar yang imersif. Hal ini terbukti meningkatkan skor retensi pemahaman siswa hingga 40% dibandingkan metode ceramah biasa,” ungkap salah satu guru penggerak di madrasah. Senin (12/1/2026).
Transformasi ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan berkelanjutan yang dilakukan madrasah sepanjang awal tahun 2026. Guru MAN 1 Muara Enim kini berperan sebagai kurator konten digital, memastikan bahwa setiap materi yang disajikan relevan dengan perkembangan zaman namun tetap berpijak pada nilai-nilai karakter madrasah.
Dampak lain yang dirasakan adalah kemudahan akses. Bahan ajar multimedia ini diunggah ke dalam Learning Management System (LMS) madrasah, sehingga siswa MAN 1 Muara Enim dapat mengulang materi di rumah kapan saja. Ini menjadi solusi bagi diversitas kecepatan belajar siswa yang berbeda-beda. Inovasi pembuatan bahan ajar multimedia ini menjadi bukti nyata bahwa tenaga pendidik madrasah siap menjawab tantangan pendidikan global dan membawa siswa menuju gerbang masa depan yang melek teknologi. (Kmd).
