Muara Enim (Kemenag Sumsel) — Kehadiran guru Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim di tengah masyarakat tidak hanya memberikan dampak di dalam ruang kelas, tetapi juga membawa perubahan positif yang nyata dalam kehidupan beragama warga. Melalui inisiatifnya, guru di MAN 1 Muara Enim, sukses memimpin serangkaian kegiatan keagamaan yang menggerakkan ratusan warga setempat.
Setiap pekan, guru pengurus bidang keagamaan MAN 1 Muara Enim secara konsisten mengoordinasikan kegiatan mulai dari pengajian rutin, majelis taklim, hingga pelatihan pemulasaran jenazah yang selama ini jarang dikuasai oleh generasi muda. Langkah ini diambil karena ia melihat pentingnya peran aktif akademisi madrasah dalam menjawab kebutuhan spiritual masyarakat.
“Sebagai pendidik di madrasah, tanggung jawab kami tidak berhenti saat bel sekolah berbunyi. Ilmu yang kami miliki harus berdampak langsung dan dirasakan manfaatnya oleh lingkungan sekitar,” ujar Iin Parlina Kepala MAN 1 Muara Enim saat ditemui di sela-sela kegiatannya, Jum’at (10/7/2026).
Dampak dari gerakan ini sangat terasa. Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027 Masjid MAN 1 Muara Enim dulunya sepi kini kembali aktif. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah konsultasi keagamaan yang sehat bagi warga yang membutuhkan jawaban atas persoalan sehari-hari tanpa harus terjebak informasi hoaks atau pemahaman yang keliru.
Kepala MAN 1 Muara Enim, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kiprah sang guru. Menurutnya, hal ini merupakan wujud nyata dari pengabdian masyarakat yang menjadi salah satu pilar pendidikan islam. “Kami sangat bangga. Ini membuktikan bahwa guru MAN 1 Muara Enim mampu menjadi agen perubahan (agent of change) sekaligus perekat sosial di tengah masyarakat melalui pendekatan keagamaan yang sejuk dan inklusif,” imbuh Iin Parlina.
Warga setempat pun mengaku sangat terbantu dengan adanya bimbingan langsung dari guru MAN 1 Muara Enim ini. Mereka berharap kegiatan serupa bisa terus berjalan konsisten dan meluas ke wilayah lain, sehingga syiar Islam dan nilai-nilai toleransi dapat terus terjaga di akar rumput. (Kmd).
