Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Tim Hubungan Masyarakat (Humas) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan resmi meluncurkan instrumen penilaian media sosial berkala bagi seluruh Madrasah Aliyah Negeri di wilayah Sumatera Selatan. Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat digital branding dan transparansi informasi publik di lingkungan pendidikan Islam, salah satunya di MAN 1 Muara Enim.
Ketua Tim Humas Kanwil Kemenag mengadakan penilaian medsos di MAN 1 Muara ENim menyatakan bahwa di tahun 2026, media sosial bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan wajah utama institusi. Penilaian ini mencakup aspek kreativitas konten, kecepatan respons terhadap publik, serta akurasi informasi yang disajikan melalui platform Instagram, TikTok, dan YouTube masing-masing madrasah.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap MAN diwilayah provinsi Sumatera Selatan akan mampu mengomunikasikan prestasi siswa dan program unggulan secara inovatif. Madrasah yang memiliki tata kelola digital terbaik akan diberikan penghargaan khusus dalam apresiasi tahunan,” ujarnya saat melakukan monitoring di MAN 1 Muara Enim, Jum’at (23/1/2026)
.
Evaluasi di MAN 1 Muara Enim ini juga diharapkan dapat mendorong admin humas madrasah untuk lebih profesional dalam memproduksi konten edukatif yang menangkal hoaks serta mempromosikan moderasi beragama di ruang digital. Masyarakat diwilayah Kabupaten Muara Enim kini akan dapat memantau perkembangan dan prestasi madrasah secara real-time melalui kanal resmi yang telah terverifikasi. Untuk informasi lebih lanjut mengenai standar pengelolaan media sosial instansi, silakan merujuk pada panduan di laman resmi Kemenag RI.(Kmd)
