Muara Enim (Kemenag Sumsel) — Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Muara Enim secara resmi mengikuti kegiatan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus Persiapan Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) Tahun 2026. pada hari Senin (31/8/2026) bertempat di Meeting Room MAN 3 Palembang. Langkah strategis ini menegaskan komitmen kuat MAN 1 Muara Enim dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang bersih, transparan, dan berintegritas tinggi.
Kegiatan pembinaan ini menjadi tonggak penting bagi MAN 1 Muara Enim untuk mengakselerasi predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Melalui evaluasi serta persiapan sistematis PMPZI 2026, seluruh elemen madrasah diarahkan untuk mentransformasi standar pelayanan publik dan pengawasan internal.
Dampak Utama Penilaian Mandiri Zona Integritas (PMPZI) 2026 adalah sebagai Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik dimana Penataan ulang sistem administrasi dan pelayanan berbasis digital yang lebih cepat, terbuka, serta bebas dari pungutan liar bagi siswa, orang tua, dan masyarakat.
“Sebagai Penguatan Budaya Kerja ASN dengan kegiatan ini akan memperkokoh akuntabilitas, kedisiplinan, serta profesionalisme seluruh guru dan tenaga kependidikan di lingkungan MAN 1 Muara Enim. Pencegahan Korupsi & Gratifikasi dengan Penerapan mekanisme pengawasan ketat untuk meminimalisir potensi penyimpangan dan menjaga integritas kelembagaan. Dan reputasi dan Kepercayaan Publik: Memposisikan MAN 1 Muara Enim sebagai madrasah percontohan di Kabupaten Muara Enim yang menjunjung tinggi prinsip Good Governance”, ujar Iin Parlina Kepala MAN 1 Muara Enim.
Melalui keikutsertaan aktif dalam pembinaan ini, Kepala MAN 1 Muara Enim optimis bahwa seluruh indikator PMPZI 2026 dapat terpenuhi dengan maksimal. Langkah ini tidak hanya sekadar pemenuhan dokumen administratif, melainkan gerakan nyata dalam menghadirkan lingkungan pendidikan yang akuntabel dan berdaya saing tinggi. (Kmd).
