Muara Enim, Inmas
Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun 2024 akan segera dimulai hanya menungu jadwal yang akan dirilis dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Untuk menghadapi hal tersebut, Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim melakukan sosialisasi kepada orang tua/ wali siswa yang putra-putrinya mendapatkan kesempatan untuk mendaftar di perguruan tinggi negeri dengan jalur rapot.
Kegiatan tersebut diadakakan lab komputer Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim. Kegiatan sosialisasi tersebut diadakan dengan dibagi menjadi dua sesi. Kegiatan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari ikhtiar Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim untuk sukses SNPMB. Sosialisasi tersebut ditujukan untuk para siswa yang masuk dalam 40% perengkingan rapot mulai semester satu hingga semester lima dari jumlah keseluruhan siswa kelas XII.
Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim abuddarda dalam sambutan sosialisasi tersebut meminta para orang tua/wali siswa kelas XII untuk bersyukur atas kesempatan yang didapat oleh siswa.Lebih lanjut Abuddarda meminta kepada orang tua/wali siswa kelas XII untuk terus menjalin berkomunikasi kepada putra putrinya agar tidak terjadi perbedaan pendapat dan keinginan. Abuddarda juga menghimbau agar pilihan jurusan tidak hanya disesuaikan dengan keinginan, tetapi juga sesuai nilai dan kemampuan yang dimiliki siswa.
Wakil Kepala Sekolah bidang kurikulum, Sri Astuti juga menyampaikan hal yang sama. “Kesempatan tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal, karena banyak keuntungan yang dimiliki oleh siswa yang diterima di PTN melalui program SNPMB. “madrasah sudah menyiapkan rangkaian kegiatan demi kesuksesan program SNPMB tahun 2024. Minggu depan kita siapkan pendaftaran akun dan konsultasi secara bersama,” jelasnya.
“Bahkan guru Koordinator Bimbingan Konseling dan tim bimbingan konseling sudah siap melakukan konseling penjurusan siswa yang terdaftar 40% untuk memilih mendaftar SNPMB. Jadwal konseling akan di berikan secepatnya, walau kita ketahui memang sudah ada beberapa siswa kelas XII yang sudah mulai melakukan konseling”, imbuh Sri Astuti.
