man1menim.sch.id Berita Nyalakan Kembali Pelita Ilmu, Siswa MAN 1 Muara Enim Bahu-Membahu Revitalisasi Perpustakaan Usai Libur Lebaran

Nyalakan Kembali Pelita Ilmu, Siswa MAN 1 Muara Enim Bahu-Membahu Revitalisasi Perpustakaan Usai Libur Lebaran

Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Memasuki hari pertama sekolah pasca libur Idul Fitri 1447 H, suasana berbeda tampak di Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim. Alih-alih langsung terpaku pada buku pelajaran di kelas, siswa yang tergabung dalam pengurus OSIS dan relawan literasi memilih untuk melakukan aksi “Bakti Perpustakaan”.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan pusat sumber belajar madrasah kembali bersih, rapi, dan nyaman setelah sempat ditinggalkan selama masa liburan panjang. Debu yang menempel di rak-rak buku dan tatanan yang sedikit berantakan menjadi fokus utama para siswa. Dengan penuh ketelitian, mereka menyeka sampul buku, menyapu sudut-sudut ruangan, hingga menata kembali letak buku berdasarkan kategori yang benar. Tidak hanya sekadar bersih-bersih, para siswa juga melakukan pengecekan kondisi fisik buku untuk memastikan tidak ada koleksi yang rusak.

“Perpustakaan adalah jantungnya madrasah. Jika jantungnya kotor dan berdebu, tentu semangat membaca siswa akan menurun. Kami ingin saat teman-teman mulai meminjam buku besok, mereka merasa seperti berada di tempat yang baru dan segar,” ujar petugas perpustakaan MAN 1 Muara Enim, Selasa (31/3/2026).

Kepala MAN 1 Muara Enim Iin Parlina, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Beliau menekankan bahwa kebersihan perpustakaan berdampak langsung pada psikologi belajar siswa. Lingkungan yang tertata rapi akan merangsang minat baca dan rasa ingin tahu (curiosity) siswa yang mungkin sempat kendor selama masa libur lebaran.

“Ini adalah bentuk pengabdian yang luar biasa. Dengan perpustakaan yang kinclong, kita ingin membangun kembali ritme belajar siswa. Kami percaya, kenyamanan ruang baca adalah kunci utama suksesnya program literasi di madrasah kami,” ungkap Iin Parlina.

Aksi nyata ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial pasca lebaran, tetapi juga memicu rasa memiliki (sense of belonging) di kalangan siswa terhadap fasilitas madrasah. Perpustakaan yang kini tampak lebih lapang dan wangi siap menyambut para pencari ilmu untuk menggali wawasan baru di semester yang sedang berjalan. Dengan semangat gotong royong ini, MAN 1 Muara Enim membuktikan bahwa pendidikan karakter tidak hanya terjadi di dalam ruang kelas, tetapi juga melalui tindakan nyata menjaga lingkungan belajar demi kemajuan bersama. (Kmd).

3 Likes

Author: admin

https://man1menim.sch.id/