Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Mengisi waktu setelah penatnya Asesmen Akhir Tahun (AAT) dan libur panjang Iduladha biasanya identik dengan bersantai. Namun, ada pemandangan berbeda di Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim. Ratusan siswa justru memilih kembali ke sekolah dengan membawa cangkul, sekop, dan berbagai bibit tanaman. Mereka menggelar aksi lingkungan bertajuk “Madrasah Hijau, Jiwa Berkilau” dengan merawat dan menanam kembali area hijau di sekitar lingkungan madrasah.
Aksi yang dimotori oleh Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MAN 1 Muara Enim ini menyasar beberapa titik kritis di sekolah yang sempat kurang terawat selama masa liburan. Tidak sekadar menyiram, para siswa melakukan peremajaan tanah, pemangkasan gulma, hingga menanam tanaman hias dan hidroponik baru.
Ada tiga zona utama yang berhasil diubah oleh para siswa, Zona Apotek Hidup, Ditanami jahe, kencur, kunyit, dan serai untuk kebutuhan UKS. Zona Estetika, Revitalisasi taman depan kelas dengan tanaman gantung dan bunga hias dan Zona Ketahanan Pangan, Penanaman sayuran hidroponik seperti pakcoy dan selada di pojok madrasah. “Kegiatan ini bukan sekadar bersih-bersih. Ini adalah cara kami menyegarkan kembali pikiran setelah seminggu penuh bergelut dengan soal-soal AAT, sekaligus mengimplementasikan esensi kurban Iduladha yaitu kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.” Ketua OSIM MAN 1 Muara Enim. Jum’at (29/5/2026).
Gerakan spontan yang terstruktur ini memberikan dampak nyata yang langsung dirasakan oleh warga madrasah seperti lingkungan Belajar yang Lebih Kondusif, Udara di sekitar madrasah menjadi lebih segar dan pemandangan hijau membantu mengurangi stres siswa saat nanti memulai tahun ajaran baru. Siswa belajar tentang kerja tim, tanggung jawab, dan kedisiplinan dalam merawat makhluk hidup. Hasil dari tanaman hidroponik dan apotek hidup nantinya dapat dimanfaatkan langsung oleh warga madrasah, bahkan bernilai ekonomi jika dipanen dalam jumlah besar.
Kepala MAN 1 Muara Enim menyampaikan rasa bangganya atas inisiatif mandiri para siswa. Menurutnya, tindakan ini membuktikan bahwa siswa madrasah tidak hanya unggul di bidang akademis dan keagamaan, tetapi juga memiliki kepekaan ekologis yang tinggi. “Liburan biasanya membuat lingkungan sekolah sepi dan tanaman kering. Tapi anak-anak kita justru kembali dengan energi baru. Ini adalah contoh nyata dari profil pelajar yang rahmatan lil ‘alamin,” ujar Iin Parlina Kepala MAN 1 Muara Enim.
Dengan tuntasnya aksi ini, lingkungan MAN 1 Muara Enim kini siap menyambut tahun ajaran baru dengan wajah yang lebih segar, asri, dan penuh semangat positif. (Kmd).
