Muara Enim (Kemenag Sumsel) — Dalam rangka memperkuat strategi branding madrasah serta meningkatkan kualitas publikasi yang informatif dan berdampak, MAN 1 Muara Enim menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penguatan Media Sosial dan Publikasi Berdampak yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan.
Kegiatan rakor ini diikuti oleh perwakilan humas madrasah dan satuan kerja di lingkungan Kemenag Sumsel. Rakor bertujuan untuk menyamakan persepsi, mematangkan persiapan teknis, serta memperkuat sinergi antar satuan kerja dalam mengelola media sosial sebagai sarana penyampaian informasi publik yang edukatif, positif, dan akuntabel.
Dalam rapat tersebut dibahas berbagai strategi penguatan media sosial, mulai dari perencanaan konten, konsistensi pemberitaan, peningkatan kualitas visual dan narasi, hingga optimalisasi platform digital sebagai wajah institusi. Selain itu, disampaikan pula indikator dan mekanisme pelaksanaan monitoring dan evaluasi sebagai tolok ukur efektivitas publikasi yang dilakukan masing-masing satuan kerja.
Kepala MAN 1 Muara Enim saat ditemui seusai mengikuti rapat tersebut menyampaikan komitmen untuk terus meningkatkan peran media sosial madrasah sebagai media informasi, edukasi, dan branding positif. Menurutnya, publikasi yang terkelola dengan baik akan berdampak langsung pada kepercayaan masyarakat serta citra madrasah yang unggul dan berdaya saing. “Media sosial saat ini menjadi etalase utama madrasah. Oleh karena itu, pengelolaannya harus profesional, konsisten, dan selaras dengan nilai-nilai Kementerian Agama,” ujarnya.
Melalui keikutsertaan dalam rakor ini, MAN 1 Muara Enim diharapkan mampu mengimplementasikan hasil koordinasi secara optimal, sehingga publikasi madrasah semakin berkualitas, berdampak, dan mendukung penguatan branding madrasah di era digital. (dky)
