Muara Enim, inmas
Wakil kepala bidang kesiswa Puspalena bersama guru bimbingan konseling (BK) Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim melakukan razia dadakan kedisiplinan pada seluruh Kelas yang dimulai dari kelas XII,XI dan X, Jum’at (1/9). Razia dadakan kedisiplinan ini meliputi pemeriksaan tas, rambut, kuku, perlengkapan madrasah seperti celana, dan atribut madrasah, bet dan rambut. Razia ini dilakukan secara dadakan atau tiba-tiba, karena dengan cara dadakan ini dapat mengetahui bagaimana kedisplinan peserta didik Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim.
Puspalena menjelaskan apabila razia ini diberitahukan terlebih dahulu kepada peserta didik, maka mereka akan mengantisipasinya sebelum dirazia, oleh karena itu razia ini dilakukan secara dadakan. Razia ini untuk meningkatkan kedisiplinan peserta didik. “Dalam razia ini terdapat beberapa siswa yang terkena razia rambut dari semua kelas pada hari ini , peserta didik tersebut kemudian diberi tindakan dengan menggunting rapi rambut tersebut Agar di kemudian hari orang tua siswa lebih memperhatikan kerapian rambut anak mereka,” jelas Parizal.
Razia ini mengingatkan agar peserta lebih meningkatlan kedisiplinan terhadap kebersihan dan kerapian diri. Yang bertugas dalam merapikan rambut peserta didik yang terkena razia pada hari ini adalah guru BK Febri dan Defi. “Discipine and sincerety are the key of succsess’ tentu kita sering mendengar kata-kata tersebut yang berarti disiplin dan ikhlas adalah kunci sukses. “Kami mengadakan razia dadakan ini agar semua peserta didik Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim lebih disiplin sehingga jalan menuju sukses akan digenggam mereka. Tidak ada hal yang membanggakan bagi seorang guru, kecuali peserta didik didiknya menjadi orang sukses,” ujar Feby saat dikonfirmasi.
Razia tersebut dilakukan untuk menertibkan aksesoris dan pakaian peserta didik yang tidak sesuai dengan tata terib madrasah, seperti membawa hp, rambut yang tidak sesuai aturan dan pakaian peserta didik. Razia ini baru dilakukan karena kendala dilapangan. “Razia guna menegakkan kedisiplinan peserta didik terhadap tata tertib yang sudah disepekati pihak madrasah, peserta didik dan orang tua, pihak madrasah ingin menghasilkan peserta didik yang taat aturan baik aturan terhadap madrasah, masyarakat dan aturan beragama,” imbuh Feby.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim Abuddarda berharap dengan razia ini semua warga Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim dengan pihak orang tua dan masyarakat dapat bekerjasama tidak ada yang memihak guna menciptakan iklim pembelajaran yang aman dan tertib di madrasah. “Melalui razia dadakan ini, diharapkan dapat mewujudkan warga madrasah taat terhadap aturan yang sesuai pedoman pendidikan secara nasional,” jelas Abuddarda. (Tjr/Kmd)
