Muara Enim, Inmas
Salah satu usaha madrasah untuk menuangkan ide kreatif siswa Kelas X Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim adalah dengan mengadakan gelar karya yang akan di selenggarakan pertengahan September mendatang. terlihat dengan kegiatna ini Siswa sangat antusias mengikuti kegiatan P5RA ini. Rabu (30/8)
Festival yang akan diselenggarakan pada pertengahan bulan September mendatang bertemakan kearifan lokal yang ada Muara Enim. Oleh karena itu, Siswa Siswi kelas X MAN 1 Muara Enim menggunakan tradisi tradisi yang ada di daerah Muara Enim. Kearifan lokal yang ada di Muara Enim tentu sangat banyak. Contohnya dalam bidang kewirausahaan kuliner berupa rusip, tempoyak, ikan supit, buah kepayang, ikan Salai, pempek, lemang dan masih banyak lagi.
Kearifan lokal pada seni pertunjukan tradisional juga banyak diantaranya Antan delapan, bedikir, cerita rakyat, drama dialek bahasa Semende dan batik kujur. Dengan di adakan nya gelar karya ini dapat membuat siswa siswi menuangkan ide ide mereka.
“Fashion juga termasuk dalam kearifan lokal yang di punyai oleh Muara Enim yaitu baju adat pak sangko dalam proses pembuatan baju adat ini siswa mengkreasikan nya dengan memakai bahan daur ulang ( karung, dan aksesoris kepala yang dibuat dari kardus yang di balut dengan kertas manggis). Hal ini dapat menimbulkan ide ide kreatif siswa siswi dalam menjalankan projek P5 RA dalam bidang fashion”, jelas Yeni Susanti selaku guru/fasilitator.
“saya sangat bangga dengan kreativitas siswa X Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim yang dituangkan dalam kostum yang akan mereka pakai pada saat fashion show nanti ide ide nya sangat menarik”, imbuh Yeni Susanti. (TJR/Ais)
