man1menim.sch.id Siswa Ubah Kimia Jadi Peluang, Siswa MAN 1 Muara Enim Berhasil Produksi Sabun Cair Organik di Laboratorium

Ubah Kimia Jadi Peluang, Siswa MAN 1 Muara Enim Berhasil Produksi Sabun Cair Organik di Laboratorium

Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Laboratorium Kimia Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim berubah menjadi pusat produksi kreatif pekan ini. Siswa kelas XII melaksanakan ujian praktik pembuatan sabun cair melalui proses saponifikasi, sebuah langkah nyata dalam menerapkan teori kimia menjadi produk yang memiliki nilai guna tinggi.

Praktik ini memberikan dampak positif yang luas bagi para siswa kelas XII MAN 1 Muara Enim, seperti penguasaan Sains Terapan, pada kegiatan ini Siswa belajar langsung mengenai reaksi kimia antara asam lemak dan basa (KOH), serta bagaimana menentukan derajat keasaman (pH) yang aman bagi kulit manusia. Kesadaran Lingkungan, Banyak kelompok yang menggunakan bahan tambahan alami seperti ekstrak lidah buaya, serai, dan kulit jeruk sebagai pewangi alami, mengurangi penggunaan bahan kimia sintetis berbahaya.

Sebagai Inovasi Produk, pada kegiatan praktik ini siswa kelas XII MAN 1 Muara Enim setiap kelompoknya ditantang untuk menciptakan formula sabun dengan karakteristik unik, mulai dari kelembutan busa hingga aroma yang menenangkan. Kegiatan ini juga diharapkan sebagai langkah awal menuju kemandirian ekonomi, Ujian praktik ini tidak akan hanya berakhir di laboratorium saja nantinya produk-produk sabun hasil karya siswa dikemas secara apik dalam botol-botol higienis dengan desain label buatan sendiri. Hal ini memicu semangat kewirausahaan (entrepreneurship) di lingkungan madrasah.

“Kami tidak hanya belajar tentang reaksi penyabunan, tetapi juga menyadari bahwa ilmu kimia bisa menjadi modal usaha yang sangat terjangkau jika kita tahu caranya,” ungkap salah satu perwakilan siswa kelas XII MAN 1 Muara Enim. Rabu (4/2/2026).

Saat dikonfirmasi apa dampak bagi Madrasah dan masyarakat kegiatan ini, Iin Parlina Kepala MAN 1 Muara Enim menyampaikan bahwa hasil praktik ini diharapkan dapat mendorong siswa untuk melihat peluang ekonomi dari ilmu yang dipelajari. Jika dikembangkan lebih lanjut, produk sabun cair ini dapat digunakan secara internal di lingkungan madrasah sebagai gerakan “Madrasah Mandiri dan Bersih”.Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan di madrasah kini semakin adaptif, memadukan kecerdasan intelektual dengan keterampilan vokasional yang siap pakai di masyarakat. (Kmd).

2 Likes

Author: admin

https://man1menim.sch.id/