Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Di tengah isu pemanasan global yang kian mendesak, sekelompok siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim berhasil menciptakan terobosan inovatif. Mereka mengembangkan produk sabun pembersih lantai berbahan dasar organik yang tidak hanya efektif membasmi kuman, tetapi juga aman bagi lingkungan dan kesehatan keluarga.
Berawal dari tugas akhir mata pelajaran Kimia dan Kewirausahaan, para siswa ini memanfaatkan bahan-bahan yang sering dianggap limbah, seperti kulit jeruk dan sisa minyak jelantah yang telah dimurnikan. Produk buatan siswa kelas XII MAN 1 Muara Enim ini diklaim bebas dari bahan kimia berbahaya (SLS) yang biasanya mencemari air tanah. “Kami ingin membuktikan bahwa pendidikan di madrasah tidak hanya soal teori di kelas, tapi juga solusi nyata bagi masalah lingkungan sekitar,” ujar salah satu siswa sebagi ketua tim pengembang. Jum’at (13/2/2026).
Inovasi ini tidak berhenti di laboratorium sekolah, Dampak yang dihasilkan mulai terasa secara nyata yaitu Produk ini telah mulai diproduksi dalam skala kecil dan digunakan untuk kebutuhan internal madrasah, sehingga mampu menekan biaya operasional kebersihan. Para siswa aktif memberikan sosialisasi kepada warga sekitar mengenai cara mengolah limbah rumah tangga menjadi produk bernilai guna. Keberhasilan ini memicu semangat entrepreneurship di kalangan siswa lainnya, membuktikan bahwa lulusan MAN 1 Muara Enim siap bersaing di dunia industri kreatif.
Kepala Madrasah menyatakan bahwa pihak MAN 1 Muara Enim akan memfasilitasi proses sertifikasi halal dan izin edar agar produk ini bisa dipasarkan lebih luas. “Ini adalah bentuk nyata dari kurikulum merdeka yang memberikan ruang seluas-luasnya bagi kreativitas siswa untuk menjawab tantangan zaman,” tegas Hj.Iin Parlina kepala MAN 1 Muara Enim. Prestasi ini diharapkan menjadi pemantik bagi institusi pendidikan lain untuk terus mendorong siswanya melakukan riset-riset aplikatif yang berdampak langsung bagi masyarakat dan kelestarian alam. (Kmd).
