Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Jajaran pendidik di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Muara Enim menunjukkan komitmen nyata dalam bertransformasi. Melalui forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), para guru berkumpul dan berkolaborasi mempelajari serta merancang perangkat pembelajaran berlandaskan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
Langkah strategis ini diambil untuk memastikan setiap proses belajar-mengajar di lingkungan MAN 1 Muara Enim tidak hanya berfokus pada pencapaian akademis semata, tetapi juga menyentuh aspek emosional dan karakter peserta didik. Fokus dan tujuan utama guru MAN 1 Muara Enim dalam merancang pembelajaran KBC ini meliputi dengan menghadirkan Kelas yang Menyenangkan dan Inklusif yaitu dengan merancang metode mengajar yang ramah anak, di mana setiap siswa merasa diterima, didengar, dan dihargai tanpa membedakan potensi individu.
Menguatkan Pendekatan Emosional dan Empati dengan mengubah pola interaksi di kelas dari sekadar transfer pengetahuan (transfer of knowledge) menjadi pengasuhan karakter yang mendalam dan penuh kepedulian. Menyusun Modul Ajar Adaptif dengan mengintegrasikan nilai-nilai kasih sayang, kesabaran, dan apresiasi ke dalam rancangan pelaksanaan pembelajaran (RPP) serta instrumen asesmen harian. Dan menumbuhkan Motivasi Belajar Internal: Mengurangi kecemasan siswa dalam belajar (learning anxiety) sehingga tumbuh rasa cinta yang alami terhadap ilmu pengetahuan dan madrasah.
Melalui kegiatan MGMP ini, para guru MAN 1 Muara Enim siap membawa kesepakatan dan inovasi rancangan KBC langsung ke dalam ruang-ruang kelas. Harapannya, langkah ini mampu mewujudkan lingkungan madrasah yang harmonis, aman, dan berdaya saing tinggi dalam mencetak generasi unggul berakhlak mulia. (Kmd)
