Muara Enim, Kemenag Sumsel – Kesigapan dan kesiapsiagaan jajaran pendidik serta tenaga medis sekolah kembali teruji di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Muara Enim. Berkat aksi cepat dan tanggap dari Guru Piket serta Petugas Unit Kesehatan Sekolah, seorang siswa yang mengalami sesak napas secara mendadak saat Kegiatan Belajar Mengajar berlangsung berhasil dievakuasi dan ditangani dengan selamat.
Peristiwa tersebut terjadi di tengah jam pelajaran aktif. Siswa yang mendadak mengeluh sakit pada dada hingga mengalami kesulitan bernapas langsung direspon cepat oleh guru pengajar di kelas dan Guru Piket yang sedang bertugas. Tanpa menunda waktu, penanganan darurat segera dilakukan untuk mencegah kondisi medis yang lebih memprihatinkan.
Kepala MAN 1 Muara Enim mengatakan kronologi Penanganan dan Aksi Cepat Tim Sekolah, melihat kondisi siswa yang membutuhkan pertolongan medis segera, Guru Piket bersama tim UKS MAN 1 Muara Enim dengan sigap melakukan langkah-langkah pertolongan pertama. Pihak madrasah secara paralel langsung menghubungi orang tua siswa serta berkoordinasi dengan pihak fasilitas kesehatan seperti Puskesmas dan Rumah Sakit terdekat untuk mengantisipasi penanganan medis rujukan jika diperlukan.
“Kejadian ini membuktikan efektivitas fungsi UKS dan kesiapsiagaan guru piket tidak hanya dalam mengawasi kedisiplinan, tetapi juga menjamin keselamatan jiwa seluruh warga sekolah. Peristiwa ini menjadi momentum penegakan standar operasional prosedur keselamatan sekolah dalam menghadapi situasi darurat kesehatan di ruang kelas”, ujar Iin Parlina Kepala MAN 1 Muara Enim. Rabu, 4 November 2026.
Kepala MAN 1 Muara Enim memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi cepat antara guru pengajar, guru piket, dan tim medis UKS. Pihak madrasah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan fasilitas kesehatan sekolah serta pelatihan tanggap darurat bagi para pendidik guna menjaga keselamatan seluruh siswa selama berada di lingkungan sekolah.
Humas MAN 1 Muara Enim
