Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Guru Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim yang tengah bersiap mengajukan kenaikan pangkat mengikuti Sosialisasi Pelaksanaan Uji Kompetensi (Ukom) bagi Jabatan Fungsional Guru dan Pengawas di balai Al Muzakir Kantor Kementerian Agama Kabuaten Muara Enim. Rabu (1/7/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian Agama ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kesiapan mental, serta memastikan seluruh peserta memahami regulasi terbaru terkait tata cara kenaikan jenjang jabatan.
Bagi guru MAN 1 Muara Enim yang akan naik pangkat Uji kompetensi ini menjadi instrumen krusial karena bukan lagi sekadar formalitas administratif, melainkan penentu kelayakan seorang pendidik untuk mengemban tanggung jawab yang lebih tinggi. Sosialisasi ini membahas secara mendalam teknis pelaksanaan, mulai dari sistem penilaian berbasis digital, penyusunan portofolio, hingga simulasi tes kompetensi manajerial, sosio-kultural, dan teknis.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muara Enim menegaskan bahwa skema baru ini dirancang untuk melahirkan guru dan pengawas yang adaptif terhadap perkembangan zaman. “Kenaikan pangkat harus berbanding lurus dengan peningkatan kualitas mengajar di kelas. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan tidak ada guru madrasah yang terkendala teknis saat ujian nanti,” ujar H. Abdul Harris Putra Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muara Enim.
Dampak dari sosialisasi ini langsung dirasakan oleh para peserta. Banyak guru mengaku lebih optimistis dan terbantu dalam memetakan standar kompetensi yang harus mereka penuhi. Perubahan sistem yang semula dianggap rumit kini menjadi lebih jelas berkat pemaparan langkah-demi-langkah dari para fasilitator.
Dengan persiapan yang lebih matang, pelaksanaan Uji Kompetensi ini diharapkan mampu mendongkrak profesionalisme guru MAN 1 Muara Enim secara signifikan. Pada akhirnya, peningkatan kapasitas para pendidik ini akan berdampak langsung pada mutu kelulusan siswa madrasah yang lebih berdaya saing global. (Kmd).
