Muara Enim, Inmas
Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim tengah berduka mendalam atas berpulangnya salah satu siswa kelas XII IPA Fathier menghembuskan nafas terakhir hari Senin sore 15.10 WIB. Ananda Fathier sebelum meninggal dunia mengalami koma beberapa jam di Rumah Sakit Rabani Muara Enim akibat cidera kepala berat yang dialaminya setelah sebelumnya mengalami kecelakaan lalu lintas di Kepur.
Sebagai bentuk penghormatan dan dukacita yang mendalam, Selasa 12 November 2024 perwakilan dari Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim dengan dikomandoi kepala madrasah di dampingi beberapa orang guru, karyawan serta siswa mengadakan takziah bersama-sama mengunjungi rumah duka di Ujanmas untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Fathier. Seluruh warga madrasah menuju rumah duka dengan menggunakan kendaraan mengingat jarak antara madrasah dan rumah duka lumayan begitu jauh.
Ferida Ariyani wakil kepala madrasah bidang kesiswaan mengungkapan bahwa, Fathier adalah siswa yang baik dan tidak ada permasalahan yang membelenggu selama bersekolah di Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim. Semoga Fathier mendapatkan tempat terbaik disisi Allah SWT dan masuk surga-Nya. Seluruh warga Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim mengirimkan doa dan harapan terbaik untuk Fathier dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kesabaran.
Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim Hj.Iin Parlina mengatakan takziyah adalah mengunjungi keluarga orang yang meninggal dunia agar tercipta hubungan silaturrahmi dimana melalui takziyah akan tercipta silaturrahmi yang lebih erat antara yang bertakziyah dengan keluarga yang kena musibah. “Dengan takziyah kita sudah memberikan support bagi keluarga dan merupakan wujud nyata kepedulian terhadap keluarga yang ditinggalkan,” ucap Hj.Iin Parlina.
“Semoga kita semua akan diberikan husnul khatimah utamanya bagi Almarhum Fathier pada akhir masa hidupnya. Dan kegiatan ini sebagai sebuah pelajaran bahwa untuk meninggal tidak melihat usia, pekerjaan, jenis kelamin bahkan jabatan dan kekayaan. Dan semoga kita semua terhindar dari segala musibah dan mara bahaya,” imbuuh Hj.Iin Parlina.
Orang tua dari almarhum Fathier mengucapkan terima kasih atas perhatian, support dan bantuan yang diberikan oleh Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim, dan dirinya juga memohon maaf jika selama dalam pergaulan Almarhum Fathier membuat kesalahan baik yang disengaja maupun tidak. “Semoga di berikan Pahala yang berlipat ganda, baik bagi yang membantu, Menyumbang dan memberikan do’a bagi Almarhum Fathier putra saya, semoga Ayah Husnul Khatimah,” ujar Orang tua dari almarhum Fathier penuh harap. (Kmd)
