Muara Enim (Kemenag Sumsel) — Dalam rangka memperkuat komitmen pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), MAN 1 Muara Enim mengikuti kegiatan Sosialisasi Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) pada Area Manajemen Perubahan yang dilaksanakan secara hybrid, yakni secara luring dan daring.
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kesiapan madrasah dalam memenuhi berbagai indikator pembangunan Zona Integritas, khususnya pada aspek manajemen perubahan. Area ini memiliki peran strategis karena berkaitan langsung dengan perubahan pola pikir (mindset) dan budaya kerja (culture set) seluruh aparatur dalam mewujudkan tata kelola madrasah yang lebih baik.
Dalam pelaksanaannya, jajaran pimpinan, tim Zona Integritas, guru, dan tenaga kependidikan MAN 1 Muara Enim mengikuti sosialisasi dengan penuh perhatian. Peserta memperoleh penguatan mengenai strategi pemenuhan indikator PMPZI, penyusunan eviden, pelaksanaan rencana kerja, serta pentingnya memastikan setiap program perubahan benar-benar diimplementasikan dalam aktivitas kerja sehari-hari.
“Secara umum, Area Manajemen Perubahan dalam pembangunan Zona Integritas diarahkan untuk meningkatkan komitmen seluruh jajaran pimpinan dan pegawai, mendorong terjadinya perubahan pola pikir dan budaya kerja, serta mengurangi risiko kegagalan yang dapat muncul akibat resistensi terhadap perubahan”, jelas Iin Parlina Kepala MAN 1 Muara Enim.
Melalui keikutsertaan dalam Sosialisasi PMPZI Area Manajemen Perubahan ini, MAN 1 Muara Enim optimistis dapat terus meningkatkan kesiapan dalam menghadapi tahapan pembangunan dan penilaian Zona Integritas Tahun 2026. Perubahan dimulai dari komitmen, diwujudkan melalui tindakan, dan dipertahankan menjadi budaya. Dengan semangat bersama berubah, bersama berintegritas, MAN 1 Muara Enim terus melangkah menuju madrasah yang profesional, akuntabel, bersih, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (PTJR/Dky)
