Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Suasana penuh syukur dan optimisme menyelimuti warga Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim secara resmi menyelenggarakan acara Tasyakuran Kelulusan bagi siswa kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan ini menjadi titik balik bagi ratusan siswa untuk bertransformasi dari pelajar madrasah menjadi bagian dari masyarakat global.
Acara yang mengusung tema “Mewujudkan generasi madrasah yang maju, bermutu, mendunia dan siap berkarya di era digital ” ini tidak hanya menjadi seremoni perpisahan, tetapi juga refleksi atas perjalanan pendidikan selama tiga tahun yang penuh dinamika, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan kurikulum.
Kepala MAN 1 Muara Enim Iin Parlina, dalam sambutannya memberikan pesan mendalam yang membakar semangat para lulusan. Beliau menekankan bahwa lulusan madrasah tahun 2026 memiliki keunggulan komparatif, yaitu perpaduan antara kecerdasan digital dan keteguhan iman.
“Kalian lulus di era di mana perubahan terjadi setiap detik. Namun, ingatlah bahwa teknologi hanyalah alat. Karakter, integritas, dan nilai-nilai agama yang kalian pelajari di madrasah adalah kompas yang akan menjaga kalian agar tidak tersesat di masa depan,” tegas Kepala MAN 1 Muara Enim Iin Parlina di hadapan para orang tua dan tamu undangan. Kamis (16/4/2026).
Pengumuman sejumlah siswa yang telah berhasil lolos ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur prestasi (SNBP) sebelum kelulusan resmi diumumkan. Selain prestasi nilai, madrasah memberikan apresiasi khusus kepada siswa dengan predikat “Akhlak Terbaik” dan “Duta Literasi”. Penggunaan elemen digital dalam prosesi, seperti live streaming untuk keluarga yang berhalangan hadir dan portofolio digital lulusan.
Suasana berubah menjadi haru saat sesi doa penutup, Para siswa saling berangkulan dan melakukan prosesi hormat kepada guru sebagai bentuk terima kasih atas ilmu dan bimbingan yang telah diberikan. Ketua Komite MAN 1 Muara Enim juga menyampaikan apresiasinya kepada pihak madrasah yang telah berhasil menjaga kualitas pendidikan tetap stabil dan inovatif hingga akhir tahun ajaran 2026 ini.
Dengan terlaksananya tasyakuran ini, siswa kelas XII yang lulus di tahun pelajaran 2025/2026 ini diharapkan mampu membawa perubahan positif di tengah masyarakat, membawa nama baik almamater, dan terus mengejar mimpi hingga jenjang tertinggi tanpa melupakan akar religiusitas mereka. (Kmd)
