Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Guna menghadirkan layanan pendidikan yang prima dan terarah, Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim menggelar rapat dinas pembagian tugas tahun ajaran baru yang berfokus pada penajaman fungsi guru dan pegawai tata usaha. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap lini di madrasah bekerja dengan target dan tanggung jawab yang konkret.Langkah taktis ini diambil guna memastikan setiap guru memegang tanggung jawab yang presisi demi mengoptimalkan potensi belajar siswa sejak hari pertama sekolah.
Dalam rapat tersebut, kepala MAN 1 Muara Enim Hj.Iin Parlina menegaskan bahwa keberhasilan tahun ajaran baru sangat bergantung pada kejelasan peran setiap individu. Tidak hanya guru yang difokuskan pada penguasaan kelas dan efektivitas mengajar, tetapi staf administrasi (pegawai) juga dipetakan secara spesifik untuk mendukung kelancaran layanan digital, kesiswaan, dan sarana prasarana. Kepala Madrasah menegaskan bahwa penentuan tugas mengajar, wali kelas, hingga pembina ekstrakurikuler tidak dilakukan secara acak. Setiap amanah diberikan berdasarkan kompetensi, rekam jejak, dan analisis kebutuhan siswa di tiap jenjang kelas.
“Kita membagi tugas ini berdasarkan keahlian masing-masing. Guru harus fokus penuh pada pengembangan potensi dan karakter siswa di kelas, sementara rekan-rekan pegawai memastikan seluruh sistem pendukung operasional dan administrasi madrasah berjalan tanpa hambatan,” jelas Hj. Iin Parlina.Jum’at (17/7/2026).
“Kita ingin memastikan tidak ada waktu belajar yang terbuang. Dengan pembagian tugas yang jelas, terukur, dan disepakati bersama hari ini, seluruh guru bisa langsung fokus menyiapkan perangkat pembelajaran yang adaptif bagi siswa,” imbuh Hj.Iin Parlina.
Melalui pembagian tugas yang berbasis pada keahlian ini, pihak madrasah optimis dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih teratur, responsif, dan siap mencetak prestasi sejak hari pertama masuk sekolah. Rapat ini menghasilkan komitmen bersama untuk meningkatkan mutu akademis dan bimbingan karakter. Pembagian tugas yang terstruktur ini diharapkan mampu menjaga ritme kerja yang produktif, sehingga seluruh target kurikulum dan program unggulan madrasah dapat tercapai secara maksimal sepanjang tahun ajaran berjalan. (Kmd)
