man1menim.sch.id Berita Lestarikan Tradisi, Raih Prestasi, Menakar Dampak Besar Siswa MAN 1 Muara Enim Gabung Sanggar Seni Daerah

Lestarikan Tradisi, Raih Prestasi, Menakar Dampak Besar Siswa MAN 1 Muara Enim Gabung Sanggar Seni Daerah

Muara Enim (Kemenag Sumsel) — Di tengah gempuran tren budaya modern dan K-Pop yang melanda generasi Z, sebuah fenomena menarik justru terjadi di kalangan siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim. Alih-alih menjauh dari akar budaya, gelombang siswa MAN yang aktif bergabung dengan sanggar seni daerah justru kian meningkat. Keikutsertaan mereka terbukti tidak hanya sekadar mengisi waktu luang, melainkan membawa dampak signifikan terhadap akademik, pembentukan karakter, hingga peluang karier masa depan.

Banyak pihak awalnya khawatir aktivitas di luar sekolah akan mengganggu fokus belajar. Namun, fakta di lapangan justru menunjukkan hal sebaliknya. Menurut data terbaru dari evaluasi kesiswaan MAN 1 Muara Enim, siswa yang aktif di sanggar seni daerah cenderung memiliki tingkat fokus yang lebih tinggi dan mampu mengelola stres ujian dengan lebih baik.

“Menari dan memainkan alat musik itu butuh disiplin dan matematika rasa. Kami belajar ritme, hitungan, dan kerja sama tim. Dampaknya, saya justru lebih tenang saat menghadapi ujian berbasis komputer di sekolah,” ujar siswa kelas XI MAN 1 Muara Enim yang juga anggota aktif Sanggar Seni Kabupaten Muara Enim. Jum’at (22/5/2026).

Rapor dampak positif keikutsertaan siswa MAN 1 Muara Enim.di Sanggar Seni Kabupaten Muara Enim sebagai peningkatan Karakter (Character Building), yaiut menumbuhkan rasa cinta tanah air, kesabaran, tata krama (unggah-ungguh), dan kerja sama lintas generasi. Sebagai peluang beasiswa jalur prestasi, Sertifikat kelulusan sanggar dan piagam festival seni menjadi modal kuat untuk menembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur prestasi (SNBP atau mandiri). Kesehatan Mental yang Lebih Baik, Seni budaya lokal berfungsi sebagai media katarsis (pelepasan stres) dari padatnya kurikulum madrasah.

Kepala MAN 1 Muara Enim menegaskan bahwa keterlibatan siswa dalam seni daerah adalah bentuk nyata dari Moderasi Beragama yang digaungkan Kementerian Agama. Keduanya tidak untuk dipertentangkan, melainkan saling melengkapi. “Siswa MAN 1 Muara Enim membawa napas religius yang santun ke dalam sanggar, dan sanggar memberikan ruang ekspresi budaya yang memperkaya jiwa mereka. Ini adalah benteng terbaik melawan radikalisme dan kenakalan remaja,” tegas Iin Parlina Kepala MAN 1 Muara Enim.

Melalui kolaborasi ini, siswa tidak hanya menjadi penonton di negeri sendiri, melainkan aktor utama pelestari budaya yang mandiri secara finansial sejak bangku madrasah.

3 Likes

Author: admin

https://man1menim.sch.id/