Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Menjelang dimulainya hari pertama Asesmen Akhir Tahun (AAT), Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim mengambil langkah proaktif untuk memastikan kelancaran ujian. Seluruh siswa peserta AAT dikumpulkan di area madrasah guna menerima pengarahan intensif dan pembekalan khusus dari jajaran panitia pelaksana. Langkah ini diambil bukan sekadar formalitas, melainkan sebagai strategi krusial untuk meminimalisasi kendala teknis serta menjaga integritas dan ketenangan mental siswa selama sepekan ke depan.
Ketua Panitia AAT menegaskan bahwa pengarahan ini mencakup tiga poin utama yang wajib dipahami oleh seluruh peserta, siswa diingatkan kembali mengenai jam masuk kelas, kelengkapan atribut seragam, hingga larangan membawa perangkat yang tidak diizinkan ke dalam ruang ujian. Mengingat ujian kini mayoritas memanfaatkan perangkat digital/gadget, panitia melakukan pengecekan akhir terhadap kesiapan akun, aplikasi ujian, serta kestabilan jaringan lokal madrasah. Panitia menekankan bahwa nilai akademik yang tinggi tidak akan berarti tanpa didasari oleh kejujuran.
“Kami ingin memastikan bahwa ketika bel ujian berbunyi, siswa tidak lagi bingung dengan masalah teknis seperti gagal login atau lupa membawa kartu. Mereka harus 100% fokus pada soal di depan mereka. Selain itu, kami menanamkan bahwa kejujuran adalah prestasi tertinggi dalam ujian ini,” ujar Ketua Panitia Emelda dalam arahannya. Jum’at (22/5/2026).
Pengarahan kolektif sebelum ujian ini terbukti memberikan dampak psikologis yang sangat positif bagi para siswa. Berdasarkan pantauan di lapangan, suasana menjelang ujian yang biasanya tegang berubah menjadi lebih kondusif dan tertib. Dengan kejelasan informasi tata tertib dan prosedur, siswa merasa lebih aman dan memiliki gambaran jelas tentang apa yang harus dilakukan. Pengarahan yang selesai sebelum ujian dimulai memastikan waktu pengerjaan soal nanti tidak terbuang sia-sia hanya untuk mengurus kendala-kendala kecil. (Kmd).
